BANDA ACEH — Pelantikan pengurus DEMA STAI Nusantara Banda Aceh periode terbaru berlangsung Kamis pekan lalu di Aula kampus setempat. Acara ini dirangkaikan dengan seminar ZISWAF yang menghadirkan Ketua Baitul Mal Banda Aceh, Dr Tgk Yusuf Alqardhawi SH MH, sebagai pembicara utama.
Ketua STAI Nusantara Banda Aceh, Dr Dicky Wirianto MAg, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni organisasi. Ia menyebut prosesi ini sebagai bagian dari regenerasi kepemimpinan mahasiswa untuk membangun budaya akademik yang aktif, kritis, dan bertanggung jawab.
“Mahasiswa harus mampu menjadi agen perubahan yang tidak hanya unggul dalam intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan moral dalam kehidupan masyarakat,” ujar Dicky Wirianto.
Ia juga mendorong DEMA untuk berkolaborasi dengan lembaga mahasiswa di kampus lain dan berbagai organisasi eksternal. Prosesi dilanjutkan dengan pembacaan ikrar pengurus dan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan DEMA periode terbaru.
Seminar ZISWAF menjadi inti dari rangkaian acara. Ketua Baitul Mal Banda Aceh, Dr Tgk Yusuf Alqardhawi, memaparkan konsep dasar ZISWAF, manajemen pengelolaan, hingga implementasi digital dalam pengembangan ekonomi umat.
“ZISWAF bukan hanya persoalan ibadah sosial, tetapi juga bagian dari solusi penguatan ekonomi umat dan pembangunan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, mahasiswa perlu menjadi pelopor dalam membangun spirit kepedulian sosial tersebut,” ungkap Yusuf Alqardhawi dalam paparannya.
Ia menekankan posisi strategis mahasiswa dalam menyebarkan edukasi filantropi Islam di tengah masyarakat. Seminar ini diharapkan mampu meningkatkan literasi ekonomi Islam di kalangan generasi muda.
Ketua DEMA terpilih, Qadar, menyampaikan komitmennya untuk menjadikan organisasi mahasiswa sebagai ruang pengembangan potensi dan aspirasi. “Kami ingin menghadirkan organisasi yang aktif, progresif, dan mampu menjadi ruang lahirnya gagasan-gagasan positif bagi mahasiswa maupun masyarakat,” katanya.
Acara juga dirangkaikan dengan pengukuhan alumni sebagai upaya memperkuat hubungan kelembagaan antara kampus dan para lulusan. Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi, foto bersama, dan silaturahmi antara mahasiswa, alumni, serta tamu undangan.