BANDA ACEH — Wakil Bupati Aceh Barat Said Fadheil mendampingi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominsa) Dedi Mulianda dalam sesi presentasi kepala daerah di kantor Komisi Informasi Aceh. Said hadir mewakili Bupati untuk memaparkan langkah pemerintah kabupaten di hadapan tim penilai.
Usai presentasi, Said menyebut kehadirannya sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah mendorong keterbukaan informasi publik yang lebih baik. Ia juga mengaku menerima sejumlah saran dan masukan dari tim penilai.
Enam Indikator Jadi Dasar Penilaian KIA
Ketua Komisi Informasi Aceh Junaidi mengatakan penilaian keterbukaan informasi publik mengacu pada enam indikator yang diukur lewat Self Assessment Questionnaire (SAQ) yang disebarkan tim penilai. Dari hasil pengisian itu, Aceh Barat dinilai menunjukkan perkembangan cukup signifikan pada 2026.
"Kami sangat mengapresiasi beberapa inovasi yang dilakukan oleh Pemkab Aceh Barat. Mudah-mudahan tahun ini bisa meraih predikat informatif sebagai nilai tertinggi dalam Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik yang dilakukan oleh Komisi Informasi Aceh," ujar Junaidi.
Strategi dan Inovasi yang Dipaparkan
Said memaparkan strategi dan inovasi Pemkab Aceh Barat untuk meningkatkan keterbukaan informasi publik ke depan. Ia menegaskan presentasi ini menjadi bagian dari upaya daerah memperbaiki tata kelola informasi kepada warga.
"Alhamdulillah, hari ini saya mewakili Bapak Bupati hadir ke Komisi Informasi Aceh untuk melakukan presentasi, yaitu strategi dan inovasi kita ke depannya untuk keterbukaan informasi publik yang lebih baik di Aceh Barat," kata Said.
Saran dan Masukan Jadi Bahan Perbaikan
Proses presentasi telah selesai dilaksanakan. Menurut Said, Pemkab Aceh Barat menerima sejumlah saran dan masukan yang dinilai penting sebagai bahan perbaikan ke depan.
"Alhamdulillah, kita sudah selesai dan mendapatkan beberapa saran dan masukan yang sangat baik untuk Pemerintah Kabupaten Aceh Barat," ungkapnya.
Hasil akhir Monev Keterbukaan Informasi Publik 2026 akan menentukan apakah Aceh Barat meraih predikat informatif sebagai nilai tertinggi dalam penilaian Komisi Informasi Aceh.