Pencarian

Harga Laptop 2027 Diprediksi Naik, Biaya RAM dan Prosesor Jadi Pemicu

Senin, 12 Oktober 2026 • 10:49:01 WIB
Harga Laptop 2027 Diprediksi Naik, Biaya RAM dan Prosesor Jadi Pemicu
TrendForce memproyeksikan harga laptop 2027 berpotensi naik akibat lonjakan biaya RAM, SSD, dan prosesor.

ACEH — TrendForce memproyeksikan harga laptop 2027 berpotensi naik akibat lonjakan biaya RAM, SSD, dan prosesor yang sudah menyumbang 68% dari total biaya material laptop kelas menengah. Dalam laporan 8 Oktober 2026, lembaga riset pasar itu memperingatkan produsen menghadapi pilihan sulit antara menaikkan harga jual atau memangkas spesifikasi. Tekanan ini berpotensi memperlemah permintaan yang sebelumnya sudah melambat.

Laptop kelas menengah dengan harga jual USD 900 atau sekitar Rp 15 juta menjadi contoh yang dipakai TrendForce. Pada kuartal III 2026, tiga komponen utama perangkat tersebut, yakni prosesor, DRAM, dan SSD, sudah menyerap sekitar 68% dari total biaya material. Artinya, setiap kenaikan harga di ketiga komponen itu langsung menggerus ruang margin produsen.

Tekanan tidak hanya datang dari sisi komponen inti. Papan sirkuit cetak (PCB), kapasitor, dan chip pengelola daya juga mengalami kenaikan harga bahan baku. Persoalan geopolitik menambah kerumitan rantai pasokan yang sudah tertekan.

Mengapa RAM dan Prosesor Makin Mahal

Pemicu utama adalah tingginya permintaan memori untuk server kecerdasan buatan. Produsen chip semakin banyak mengalokasikan kapasitas produksi guna memenuhi kebutuhan pusat data AI. Alokasi itu menggerus pasokan DRAM untuk komputer pribadi.

TrendForce memperkirakan pasokan DRAM bagi PC berisiko tumbuh terbatas sepanjang 2027. Kondisi berbeda terjadi pada NAND Flash yang dipakai SSD. Pasokan komponen ini diperkirakan mulai membaik pada paruh kedua 2027 seiring bertambahnya kapasitas produksi.

Dilema Produsen: Naikkan Harga atau Pangkas Spesifikasi

Produsen laptop menghadapi dua pilihan yang sama-sama berisiko. Menaikkan harga jual berpotensi melemahkan permintaan, sementara menanggung kenaikan biaya akan menekan margin keuntungan.

"Produsen menghadapi pilihan sulit. Menaikkan harga jual berisiko melemahkan permintaan, sementara menanggung kenaikan biaya akan menekan margin keuntungan," ungkap TrendForce dalam laporannya.

Opsi ketiga adalah mengurangi spesifikasi, misalnya kapasitas RAM, agar biaya produksi tetap terkendali. Langkah itu berisiko membuat produk kurang kompetitif di pasar. TrendForce menilai produsen akan semakin sulit mempertahankan harga jual, spesifikasi, dan keuntungan secara bersamaan pada 2027.

Penjualan Laptop Global Terancam Turun

Dampak dari tekanan biaya ini merembet ke proyeksi pengiriman. TrendForce memperkirakan pengiriman laptop global pada 2027 turun dalam kisaran persentase satu digit rendah dibandingkan tahun sebelumnya.

Jika harga DRAM dan prosesor tetap tinggi dan kenaikan biaya dibebankan ke konsumen, penurunan pengiriman bisa memburuk hingga kisaran satu digit tinggi. Konsumen berpotensi menunda pembelian atau memakai laptop lama lebih lama.

Situasi 2027 berbeda dengan 2026. Sepanjang tahun ini, pengiriman laptop masih terbantu ketersediaan prosesor yang membaik serta pembelian lebih awal oleh produsen maupun konsumen.

Bagaimana dengan Pasar Indonesia?

Kenaikan harga laptop belum menjadi kepastian untuk seluruh pasar, termasuk Indonesia. Besarnya perubahan harga akan bergantung pada strategi masing-masing produsen, kondisi pasokan komponen, dan perkembangan permintaan konsumen di tiap negara.

Bagi pelaku bisnis digital dan konsumen yang berencana membeli laptop baru, sinyal dari laporan ini layak jadi pertimbangan anggaran. Produsen yang ingin mempertahankan pangsa pasar di Indonesia kemungkinan memilih kombinasi penyesuaian spesifikasi dan harga bertahap, alih-alih menaikkan harga jual secara agresif.

Follow porosaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inet.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks