PIDIE — Ketua KONI Pidie Muhammad, S.Pd.I., menyatakan pihaknya mengirimkan 315 atlet ke Aceh Jaya. Seluruh atlet merupakan hasil seleksi Pra-PORA yang kini menjalani latihan mandiri maupun di bawah pengawasan pelatih masing-masing cabor.
Pada PORA XIV 2022, Pidie tampil sebagai tuan rumah dan keluar sebagai juara umum dengan 285 medali. Rinciannya 123 emas, 74 perak, dan 88 perunggu.
Persaingan di Aceh Jaya Dinilai Lebih Berat
Muhammad mengakui merebut juara umum di Aceh Jaya tidak semudah saat menjadi tuan rumah. Meski begitu, ia menilai persiapan matang dan kekompakan kontingen bisa menutup selisih itu.
"Insya Allah, Pidie tetap menargetkan untuk mempertahankan juara umum, walaupun merebut juara umum di Aceh Jaya sedikit lebih sulit, tapi kami berharap dengan komitmen bersama dan dukungan doa masyarakat, hal itu dapat kembali diraih," ujarnya.
Sebaran 315 Atlet di 29 Cabang Olahraga
Kontingen Pidie tersebar di 29 cabor dengan jumlah atlet bervariasi. Sepak bola mengirim 24 atlet, disusul taekwondo 23 atlet, serta anggar dan tarung derajat masing-masing 20 atlet.
Atletik, muaythai, dan panahan masing-masing mengirim 18 atlet. Kempo 16 atlet, bola basket 5 on 5 sebanyak 14 atlet, bola voli indoor 14 atlet, dan futsal 12 atlet.
Cabor lain yang diikuti yakni bola basket 3 on 3 (10 atlet), pencak silat (10 atlet), karate (9 atlet), pétanque (8 atlet), sepak takraw (8 atlet), sepatu roda (8 atlet), tenis meja (8 atlet), serta tinju (7 atlet) dan arung jeram (7 atlet).
Bulu tangkis, panjat tebing, dan wushu masing-masing mengirim enam atlet. Balap sepeda, tenis lapangan, dan balap motor mengirim paling sedikit, yakni empat hingga enam atlet per cabor.
TC Jalan hingga TC Penuh Menanti Atlet
KONI Pidie sedang menyiapkan program pemusatan latihan bagi para atlet. Bentuk dan jadwalnya akan ditentukan lewat rapat bersama pimpinan KONI dan pengurus cabor.
"Dalam waktu dekat kami akan melaksanakan TC, baik TC jalan maupun TC penuh. Pelaksanaannya akan kami sesuaikan kembali melalui rapat bersama pimpinan KONI dan pengurus cabor yang akan berlaga di PORA," kata Muhammad.
Ia meminta seluruh atlet menjaga kondisi fisik dan disiplin menjalani program latihan hingga pertandingan digelar. Menurutnya, hal itu menjadi syarat agar label penguasa Tanah Rencong bisa kembali disabet kontingen Pidie.