BIREUEN — Peninjauan dimulai dari Jembatan Teupin Mane, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen. Wagub bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bireuen melihat langsung kondisi jembatan yang dilaporkan membutuhkan perhatian. Dari lokasi itu, rombongan bergerak ke Krueng Simpoh untuk memeriksa kawasan dan aliran sungai.
Sebelum ke Bireuen, Fadhlullah lebih dulu mengunjungi satu lokasi di Kabupaten Pidie Jaya. Di sana ia didampingi Sekretaris Daerah Pidie Jaya beserta jajaran pemkab setempat.
Jembatan Teupin Mane dan Krueng Simpoh Jadi Titik Awal
Jembatan Teupin Mane berada di jalur Kecamatan Juli, salah satu penghubung antar-gampong di Bireuen. Kondisi jembatan menjadi salah satu laporan yang masuk ke Pemerintah Aceh sebelum peninjauan dilakukan.
Usai memeriksa jembatan, Wagub menuju Krueng Simpoh. Ia melihat kondisi kawasan dan aliran sungai serta kebutuhan penanganan di lapangan.
Sungai Sawang dan Tanggul Krueng Sawang di Aceh Utara
Rombongan kemudian bergerak ke Aceh Utara untuk meninjau Sungai Sawang. Wagub didampingi Wakil Bupati Aceh Utara Tarmizi beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.
Peninjauan berlanjut ke lokasi pembangunan tanggul dan bangunan pengaman tebing Sungai Krueng Sawang. Fadhlullah melihat kondisi pekerjaan dan kawasan tebing, sekaligus berdiskusi dengan jajaran terkait soal kebutuhan pembangunan di kawasan itu.
Alasan Wagub Turun Langsung ke Lapangan
Fadhlullah menyebut peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi sebenarnya di lapangan. Laporan dari masyarakat dan berbagai pihak, katanya, menjadi bahan penting bagi pemerintah dalam menentukan langkah penanganan.
"Peninjauan seperti ini penting supaya kita bisa melihat langsung kondisi di lapangan, apa yang menjadi kebutuhan dan apa yang perlu segera ditindaklanjuti," ujar Fadhlullah.
Pemerintah Aceh akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten, jajaran teknis, dan pihak balai yang membidangi masing-masing lokasi. Tujuannya agar setiap persoalan ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan kondisi lapangan.
"Pemerintah harus hadir melihat langsung persoalan di lapangan. Kita koordinasikan dengan jajaran teknis dan pihak balai yang menangani, sehingga langkah yang diambil benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan," kata Dek Fadh.
Siapa Saja yang Mendampingi Wagub
Dalam rangkaian peninjauan itu, Wagub didampingi Plt. Kepala UPTD Wilayah II Dinas PUPR Aceh Ruthmilla Devi, Kepala UPTD V Pengairan Aceh Bambang Yusri, dan Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBA Bobby Syahputra.
Turut hadir pula Karo Adpim Setda Aceh Akkar Arafat, jajaran pemerintah daerah, jajaran teknis, serta pihak balai yang membidangi lokasi yang dikunjungi.