Pencarian

Harga Pangan Dorong Inflasi Tahunan Aceh ke 5,03 Persen, Beras Penyumbang Terbesar

Selasa, 06 Oktober 2026 • 08:16:01 WIB
Harga Pangan Dorong Inflasi Tahunan Aceh ke 5,03 Persen, Beras Penyumbang Terbesar
Pasar tradisional di Banda Aceh memperlihatkan aktivitas jual beli beras, komoditas penyumbang inflasi tahunan terbesar di Aceh.

BANDA ACEH — Inflasi tahunan Aceh pada September 2026 tercatat 5,03 persen, meningkat dibandingkan Agustus 2026 yang berada di angka 4,86 persen. Indeks Harga Konsumen (IHK) Aceh pada periode yang sama mencapai 116,62. Sementara inflasi bulanan tercatat 0,36 persen dan inflasi sejak awal tahun atau year to date 1,94 persen.

Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi salah satu penekan utama dengan inflasi tahunan 5,02 persen. Andil kelompok itu terhadap inflasi Aceh mencapai 1,92 persen.

Beras dan Daging Ayam Ras Beri Tekanan Terbesar

Dari kelompok makanan, beras mencatat andil terbesar yakni 0,62 persen. Daging ayam ras menyusul dengan andil 0,27 persen, lalu sigaret kretek mesin (SKM) 0,20 persen.

Komoditas pangan lain yang turut menyumbang inflasi antara lain tomat dan minyak goreng. Nasi dengan lauk juga masuk daftar komoditas dominan yang memberi tekanan terhadap inflasi tahunan Aceh.

Kepala BPS Provinsi Aceh Agus Andria menjelaskan inflasi tahunan terjadi karena kenaikan harga yang tercermin dari meningkatnya indeks sejumlah kelompok pengeluaran.

"Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran," kata Agus Andria.

Kelompok Restoran Catat Inflasi Tahunan Paling Tinggi

Kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran mencatat inflasi tahunan paling tinggi, yakni 12,17 persen, dengan andil 1,28 persen terhadap inflasi Aceh. Kenaikan harga bahan baku makanan berdampak pada harga makanan yang dikonsumsi rumah tangga maupun yang dijual pelaku usaha.

Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mengalami inflasi tahunan 7,90 persen. Transportasi 5,94 persen, perlengkapan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 4,23 persen, serta perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar rumah tangga 3,25 persen.

Pada kelompok transportasi, bensin menjadi komoditas dengan kontribusi terbesar 0,29 persen. Angkutan udara menyusul dengan andil 0,07 persen.

Emas Perhiasan hingga Semen Ikut Sumbang Inflasi

Selain komoditas pangan, BPS mencatat sejumlah komoditas dominan lain yang menyumbang inflasi tahunan Aceh. Di antaranya emas perhiasan, bensin, SKM, bahan bakar rumah tangga, dan semen.

Jika dilihat berdasarkan wilayah, Kabupaten Aceh Tengah mencatat inflasi tahunan tertinggi sebesar 5,86 persen. Disusul Aceh Tamiang 5,79 persen, Banda Aceh 4,69 persen, dan Lhokseumawe 4,59 persen.

Inflasi tahunan terendah tercatat di Meulaboh sebesar 3,61 persen. Sebaran angka antarwilayah itu menunjukkan tekanan harga tidak merata di seluruh kabupaten dan kota di Aceh.

Follow porosaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: dialeksis.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks