LHOKSEUMAWE — Prakirawan Cuaca BMKG Malikussaleh Aceh Utara, Febrianto Simanjuntak, menyampaikan peringatan itu dalam Program Info Cuaca RRI Pro Satu Lhokseumawe edisi Senin, 5 Oktober 2026. Menurutnya, potensi hujan lebat di Langsa dan Bener Meriah perlu diantisipasi karena bisa datang bersamaan dengan angin kencang.
"Ada potensi hujan disertai angin kencang, bagi warga di daerah tersebut harap lebih waspada," ujar Febrianto kepada RRI.
Bireun, Aceh Timur, dan Lhokseumawe Hanya Berawan
Wilayah lain dalam pantauan BMKG Malikussaleh diprakirakan tidak mendapat hujan sepanjang hari. Bireun, Aceh Timur, Aceh Utara, dan Kota Lhokseumawe hanya berawan sejak pagi hingga sore hari.
Kondisi ini membuat aktivitas warga di sejumlah daerah tetap berjalan normal tanpa gangguan cuaca berarti. Meski begitu, BMKG tetap meminta masyarakat memantau perkembangan informasi cuaca terkini.
Suhu Udara Capai 31 Derajat Celsius pada Siang Hari
Suhu udara di wilayah pantauan BMKG Malikussaleh diperkirakan berkisar 24 derajat celsius pada pagi hari. Angka itu meningkat hingga 31 derajat celsius saat siang hari.
Tingkat kelembapan udara dilaporkan mencapai 60 hingga 95 persen. Kecepatan angin di permukaan maupun perairan diprakirakan berkisar antara 12 hingga 30 kilometer per jam.
Kondisi angin tersebut dinilai masih dalam batas normal meski sesekali bertiup agak kencang. BMKG mencatat kecepatan itu tidak sampai mengganggu aktivitas harian warga.
Perairan Masih Kondusif untuk Pelayaran dan Nelayan
Di sektor kelautan, BMKG memastikan kondisi perairan relatif kondusif. Tinggi gelombang laut dipantau hanya berada pada kisaran 0,1 hingga 1 meter.
Dengan kondisi tersebut, aktivitas pelayaran dan nelayan masih tergolong aman. BMKG tidak mengeluarkan peringatan khusus terkait gelombang tinggi di wilayah pantauannya.
Warga Diminta Siapkan Payung dan Jas Hujan
BMKG Malikussaleh mengimbau masyarakat selalu waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Warga yang beraktivitas di luar ruangan diminta menyiapkan payung atau jas hujan selama musim hujan seperti saat ini.
Masyarakat juga diimbau rutin memantau informasi cuaca terkini dari BMKG. Langkah itu untuk mengantisipasi dampak cuaca buruk yang bisa muncul mendadak di wilayah Aceh bagian utara dan timur.