ACEH — Proyektil rudal kelompok Houthi Yaman menghantam sebuah bangunan sekolah di Kota Najran, Arab Saudi, Jumat (2/10/2026), setelah dicegat sistem pertahanan udara. Insiden ini menandai eskalasi serangan Houthi ke wilayah Saudi dalam sepekan terakhir, yang kini merambah hingga kawasan Dua Kota Suci, Makkah dan Madinah.
Paragraf pembuka: Juru bicara Pertahanan Sipil Arab Saudi, melalui kantor berita SPA, menyatakan proyektil tersebut meledak dan puing-puingnya jatuh menimpa bangunan sekolah hingga menimbulkan kerusakan material. Tim darurat langsung dikerahkan ke lokasi begitu laporan masuk. Tidak ada korban jiwa dalam insiden di Najran tersebut.
Rangkaian Serangan ke Wilayah Saudi
Serangan ke Najran bukan peristiwa tunggal. Koalisi pimpinan Arab Saudi yang mendukung pemerintah Yaman sebelumnya berhasil mencegat dan menghancurkan tiga rudal balistik yang diluncurkan dari wilayah Yaman. Ketiga rudal itu diarahkan ke Kota Khamis Mushait di bagian selatan Arab Saudi.
Dalam sepekan terakhir, intensitas serangan Houthi ke wilayah Saudi meningkat tajam. Sasaran mereka tidak lagi hanya kota-kota perbatasan, tetapi juga menyentuh kawasan Dua Kota Suci. Gardu pasok listrik ke Masjid Nabawi di Madinah dilaporkan turut menjadi sasaran serangan kelompok tersebut.
Kecaman dari Mimbar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
Eskalasi serangan itu memicu kecaman keras dari para khatib Jumat di Masjidil Haram, Makkah, dan Masjid Nabawi, Madinah. Keduanya mengecam serangan Houthi yang menyasar kawasan suci dan fasilitas publik di Arab Saudi.
Serangan ke sekolah di Najran menambah daftar panjang insiden yang merugikan warga sipil. Meski tidak menimbulkan korban, kerusakan bangunan sekolah tetap mengganggu aktivitas belajar dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan penduduk setempat.
Akar Konflik dan Posisi Koalisi Arab Saudi
Arab Saudi memimpin koalisi militer yang mendukung pemerintah Yaman yang diakui internasional sejak Maret 2015. Misi koalisi tersebut adalah merebut kembali Yaman setelah ibu kota Sanaa dan sejumlah provinsi dikuasai Houthi sejak September 2014.
Kelompok Houthi diketahui mendapat dukungan dari Iran. Penguasaan mereka atas Sanaa dan beberapa provinsi lain menjadi pemicu intervensi militer Arab Saudi dan sekutunya hingga kini. Konflik yang berlangsung lebih dari satu dekade ini terus menelan korban dan menghambat stabilitas kawasan.
Penutup: Serangan ke Najran menegaskan bahwa konflik Yaman masih menjadi ancaman nyata bagi keamanan Arab Saudi dan kawasan Teluk. Bagi masyarakat sipil, dampaknya bukan sekadar kerusakan bangunan, tetapi juga rasa tidak aman yang berkepanjangan di wilayah yang seharusnya jauh dari garis depan pertempuran.