LHOKSEUMAWE — Sistem peringatan dini Android Earthquake Alerts System menangkap getaran gempa tersebut pada Rabu pagi. Berdasarkan peta yang ditampilkan sistem, titik pusat gempa diperkirakan berada di wilayah perairan sebelah barat daya Aceh, berjarak sekitar 92 kilometer dari Kota Banda Aceh.
Kawasan Calang dan Meulaboh menjadi dua wilayah terdekat dari estimasi lokasi pusat gempa. Hingga informasi awal ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai kedalaman maupun dampak yang ditimbulkan.
Mengapa Informasi Magnitudo Masih Bisa Berubah
Data yang muncul di sistem peringatan dini bersifat sementara. Angka magnitudo, lokasi, hingga kedalaman gempa dapat mengalami pembaruan setelah BMKG melakukan verifikasi atas data yang tercatat.
Karena itu, keterangan resmi dari BMKG menjadi rujukan utama sebelum warga mengambil kesimpulan sendiri. Sistem peringatan berbasis Android hanya memberi gambaran awal, bukan penetapan final atas parameter gempa.
Imbauan untuk Warga Aceh
Masyarakat yang berada di wilayah Aceh diimbau tetap tenang dan memperhatikan informasi resmi dari instansi terkait. Warga juga disarankan memastikan kondisi lingkungan sekitar tetap aman pascagetaran.
Menghindari penyebaran informasi yang belum terkonfirmasi menjadi langkah penting. Informasi mengenai magnitudo, lokasi, kedalaman, serta dampak gempa sebaiknya menunggu keterangan resmi dari BMKG.
Apa Langkah Selanjutnya
BMKG akan memperbarui data begitu proses verifikasi selesai. Warga dapat memantau kanal resmi BMKG untuk mengetahui parameter gempa yang sudah dikonfirmasi, termasuk potensi gempa susulan di sekitar perairan barat daya Aceh.