ACEH — Rahmat Erwin Abdullah mempersembahkan medali emas kedua bagi Indonesia di cabang angkat besi Asian Games 2026, Sabtu (26/9). Tambahan emas itu mengerek posisi Indonesia dari peringkat 19 ke urutan 14 klasemen medali per pukul 18.00 WIB.
Lifter andalan Indonesia itu menuntaskan persaingan di kelasnya dengan total angkatan terbaik, mengunci emas yang melengkapi koleksi Merah Putih. Sepanjang hari, kontingen Indonesia mengumpulkan total 23 medali: dua emas, empat perak, dan 17 perunggu.
Lonjakan Lima Strip dalam Sehari
Pagi tadi, Indonesia masih tertahan di peringkat 19 klasemen. Sore harinya, posisi itu melesat lima tingkat setelah emas Rahmat Erwin masuk ke papan perolehan.
Taiwan kini tepat satu strip di atas Indonesia dengan dua emas, lima perak, dan 17 perunggu. Malaysia berada dua peringkat lebih tinggi dengan empat emas, satu perak, dan tujuh perunggu.
China dan Jepang Masih Tak Tersentuh
China kokoh di puncak dengan 171 medali total, terdiri dari 105 emas, 39 perak, dan 27 perunggu. Jepang menyusul di posisi kedua dengan 125 medali: 31 emas, 47 perak, dan 47 perunggu.
Jarak China dengan Jepang mencapai 74 emas, angka yang membuat persaingan puncak klasemen praktis sudah terkunci. Perebutan sengit justru terjadi di papan tengah, tempat Indonesia kini bersaing ketat dengan Taiwan dan Malaysia.
Peluang Indonesia Menambah Emas
Dua emas dari angkat besi menjadi modal berharga kontingen Indonesia untuk mendaki lebih tinggi. Cabang-cabang lain yang masih menyisakan nomor final menjadi peluang menambah pundi medali.
Perak dan perunggu yang sudah dikumpulkan menunjukkan sebaran prestasi Indonesia cukup merata di berbagai nomor. Jika tren ini berlanjut, posisi 14 bukan batas akhir pergerakan Indonesia di klasemen.
Papan Klasemen Sementara per 26 September 2026
- China: 105 emas, 39 perak, 27 perunggu (171 medali)
- Jepang: 31 emas, 47 perak, 47 perunggu (125 medali)
- Malaysia: 4 emas, 1 perak, 7 perunggu
- Taiwan: 2 emas, 5 perak, 17 perunggu
- Indonesia: 2 emas, 4 perak, 17 perunggu (23 medali)
Posisi Indonesia masih bisa berubah seiring nomor-nomor final yang bergulir hingga penutupan Asian Games 2026.