Pencarian

Ratusan Hotel di Bali Dijual di Situs Online, PHRI Buka Suara

Kamis, 24 September 2026 • 15:46:01 WIB
Ratusan Hotel di Bali Dijual di Situs Online, PHRI Buka Suara
Ratusan hotel dan vila di Bali ditawarkan melalui platform jual beli properti online.

ACEH — Ratusan hotel dan vila di Bali ditawarkan lewat platform jual beli properti online seperti Lamudi dan OLX, tersebar dari Badung, Tabanan, Gianyar hingga Karangasem dengan harga mencapai puluhan miliar rupiah. Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali menilai fenomena ini wajar dalam bisnis properti, tetapi tetap mempertanyakan apakah jumlahnya berkaitan dengan situasi ekonomi dan pariwisata terkini.

Wakil Ketua PHRI Bali, I Gusti Agung Ngurah Rai Suryawijaya, menyebut ada empat kemungkinan yang membuat pemilik hotel memutuskan menjual asetnya. Mulai dari tingkat hunian yang rendah, keputusan internal pemegang saham, keinginan mengetahui nilai properti, hingga ketidakmampuan mengoperasikan hotel.

"Bisa saja pertama mungkin tingkat hunian yang terendah. Kedua mungkin juga karena internal dari pemegang saham ingin menjual. Ketiga, ada yang ingin mengetes harganya, berapa nilai propertinya mereka. Keempat mungkin juga karena tidak bisa mengoperasikan," kata Rai saat dihubungi, Senin (21/9).

Jual-Beli Properti Dinilai Wajar

Menurut Rai, penjualan hotel merupakan hal yang lumrah dalam bisnis properti. Pemilik bisa memilih menjual asetnya untuk berinvestasi atau membangun usaha di tempat lain.

"Jadi dari perspektif kita biasanya jual-beli itu wajar. Tapi orang akan bangun di tempat lain, bisa saja. Itu kembali kepada masing-masing," imbuhnya.

Meski begitu, PHRI Badung itu mengaku tetap mempertanyakan besarnya jumlah properti akomodasi yang kini ditawarkan untuk dijual. Kondisi tersebut perlu dilihat kaitannya dengan situasi ekonomi dan perkembangan pariwisata Bali.

"Kalau dari kita itu ada juga kita berpikir apakah dengan jumlah yang cukup besar, kenapa seperti itu. Apakah karena situasi dan kondisi ekonomi seperti ini, sehingga mereka memutuskan untuk menjual propertinya," kata Rai.

Wisatawan Middle Low dan Daya Beli

Rai menilai kondisi pariwisata Bali saat ini juga perlu menjadi perhatian karena wisatawan yang datang tidak seluruhnya memiliki daya beli tinggi. Sebagian memilih akomodasi berdasarkan kemampuan dan anggaran yang dimiliki.

"Wisatawan yang datang itu artinya wisatawan yang middle low. Sehingga dia menyasar tempat menginap atau akomodasi yang disasar adalah sesuai dengan budgetnya mereka," jelasnya.

Wisatawan dengan segmen tersebut, kata dia, tidak selalu menginap di hotel berbintang. Mereka dapat memilih pondok wisata, guesthouse, kos-kosan, rumah kontrakan, hingga hotel bintang tiga ke bawah.

Kondisi itu, menurut Rai, perlu diimbangi dengan upaya pemerintah mendatangkan wisatawan dengan daya beli lebih tinggi. Selama ini, upaya mendatangkan wisatawan berkualitas ke Bali dinilainya hanya menjadi wacana.

"Maka dari itu, ini jangan jadi wacana untuk mendatangkan wisatawan yang berkualitas, jangan hanya wacana saja. Kita harus tetapkan, lakukan terobosan-terobosan yang bisa mendatangkan wisatawan yang berkualitas itu," tegasnya.

Terobosan Kementerian Pariwisata

Rai menyebut pemerintah, khususnya Kementerian Pariwisata, perlu melakukan berbagai terobosan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan berkualitas ke Bali dan Indonesia. Promosi juga perlu diperkuat untuk menghadapi persaingan dengan negara lain di kawasan seperti Vietnam, Thailand, dan Malaysia.

"Khususnya kementerian pariwisata harus melakukan terobosan-terobosan yang luar biasa. Bagaimana caranya meningkatkan kunjungan wisatawan yang berkualitas untuk ke Bali dan Indonesia tentunya," tandasnya.

Ia berharap pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan pariwisata dapat memperkuat promosi sekaligus melakukan pembenahan internal. Hal ini termasuk mengatasi persoalan kemacetan, menjaga kebersihan lingkungan, serta meningkatkan keamanan di Bali.

"Bagi saya, visi pemerintah Bali ingin menjadikan Bali tujuan wisatawan dunia yang berkualitas dan bermartabat harus dibarengi dengan langkah-langkah konkret, langkah strategis dan konkret dalam meningkatkan hal-hal tersebut," tutupnya.

Artikel ini telah naik di detikBali. Saksikan Live DetikSore :

Follow porosaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: travel.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks