ACEH — Aries Budiman, drummer band Garasi yang dikenal lewat film drama musikal Garasi (2006), meninggal dunia pada usia 42 tahun. Kabar duka disampaikan melalui unggahan Story Instagram pribadinya pada Jumat (18/9) malam, disusul ucapan belasungkawa dari Fedi Nuril, Miles Films, dan produser Mira Lesmana. Aries dimakamkan Sabtu (19/9) pagi di TPU Depok, Sukabumi.
Unggahan tersebut memperlihatkan poster berisi ucapan duka cita. "Turut berduka cita atas meninggalnya Aries Garasi. Semoga almarhum husnul khotimah, diampuni segala dosanya, diterima seluruh amal ibadahnya, dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT," bunyi kalimat dalam poster itu.
Dimakamkan di TPU Depok, Sukabumi
Aries dimakamkan pada Sabtu (19/9) pukul 07.00 WIB. Lokasinya di Pemakaman TPU Depok, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Sukabumi, Jawa Barat. Prosesi berlangsung pagi, tak lama setelah kabar duka beredar di kalangan rekan dan sahabatnya.
Fedi Nuril hingga Miles Films Sampaikan Duka
Ucapan belasungkawa mengalir dari orang-orang yang pernah bekerja dengannya. Aktor Fedi Nuril, yang tampil bersama Aries di film Garasi, menulis pesan singkat di Story Instagram-nya.
"Innalillaahi wa inailaihi raajiun @aries_garasi. *belum tahu mau nulis apa," tulis Fedi Nuril.
Rumah produksi Miles Films juga mengunggah foto Aries di akun Instagram resminya. Mereka mengenangnya lewat peran ganda yang dijalani Aries di dunia musik dan film.
"Turut berduka cita atas berpulangnya Aries Budiman, pemeran Awan dalam film Garasi, dan drummer band Garasi," tulis Miles Films. "Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan musik dan film Garasi, meninggalkan cerita yang akan selalu dikenang. Selamat jalan, Aries."
Produser Mira Lesmana, yang menggarap film Garasi (2006), ikut menuliskan pesan perpisahan di Story Instagram-nya.
"Selamat jalan, Aries. Terima kasih untuk GARASI. Ketukan dan tawamu akan selalu tinggal di hati," tulisnya.
Jejak Garasi di Musik dan Film Indonesia
Nama Aries Budiman melejit setelah berperan dalam film drama musikal Garasi (2006) arahan sutradara Agung Sentausa. Dari proyek itu, ia bersama para pemeran lain seperti Fedi Nuril dan Aiu Ratna membentuk band bernama Garasi.
Band tersebut menjadi salah satu nama yang menandai perpaduan musik dan layar lebar di Indonesia pada pertengahan 2000-an. Peran Aries sebagai drummer sekaligus salah satu wajah filmnya membuat namanya lekat dengan proyek tersebut hingga bertahun-tahun setelahnya.
Kepergian Aries menambah daftar musisi Indonesia yang berpulang dalam beberapa waktu terakhir, sekaligus menutup satu bab perjalanan Garasi yang lahir dari film dan bertahan lewat musik.