Pencarian

KONI Banda Aceh Ambil Alih Pembinaan Voli Jelang Pra Pora 2026, Rekrut 11 Atlet dalam Lima Hari

Sabtu, 05 September 2026 • 08:31:01 WIB
KONI Banda Aceh Ambil Alih Pembinaan Voli Jelang Pra Pora 2026, Rekrut 11 Atlet dalam Lima Hari
KONI Kota Banda Aceh membentuk tim khusus untuk merekrut atlet voli dalam lima hari menjelang Pra Pora 2026.

BANDA ACEH — KONI Kota Banda Aceh memastikan atlet voli asal ibu kota provinsi tetap berlaga di Pra Pora 2026. Kepastian itu menyusul terbitnya surat dari KONI Aceh yang meminta KONI Kota Banda Aceh mengambil alih pembinaan cabor voli untuk sementara waktu.

Ketua Umum KONI Kota Banda Aceh, H. Heri Julius, S.Sos, MM, mengatakan kebijakan ini diambil setelah kepengurusan voli di tingkat provinsi dan kota mengalami kendala. Kondisi itu dikhawatirkan membuat atlet Banda Aceh kehilangan kesempatan bertanding di Pra Pora yang akan digelar di Jantho, Aceh Besar.

"Kita tidak intervensi ke pengurus. Kita hanya menindaklanjuti arahan KONI Provinsi. Jadi untuk sementara, KONI Kota Banda Aceh mengambil alih cabor voli untuk mengikuti Prapora khusus cabor voli di Banda Aceh," ujar Heri di ruang kerjanya, Jumat (4/9/2026).

Tim Khusus Dibentuk, 11 Atlet Langsung Didaftarkan

Begitu menerima instruksi, KONI Kota Banda Aceh langsung membentuk tim khusus untuk mempersiapkan atlet. Heri menunjuk Hendri Mustaqim sebagai koordinator, dibantu Zaki, Mahdani, dan Wanda yang mengemban tugas sebagai wakil ketua dan sekretaris dalam kepengurusan sementara ini.

Tim tersebut bergerak cepat mencari dan merekrut pemain. Hasilnya, dua tim terbentuk hanya dalam waktu lima hari, yakni regu putra indoor dan regu putri indoor. Dari kebutuhan 12 atlet, tim berhasil mengumpulkan 11 pemain yang langsung didaftarkan tanpa melalui seleksi ulang.

"Semua hasil rekrutmen langsung lolos, tidak dilakukan seleksi lagi. Kebutuhan 12 atlet, yang mendaftar 11, jadi semuanya ikut. Kami sangat terbuka bagi atlet yang sudah terdaftar di PBVSI maupun belum," jelas Hendri Mustaqim.

Mengapa KONI Kota yang Turun Tangan?

Heri menegaskan langkah ini murni tindak lanjut dari arahan KONI Provinsi, bukan bentuk intervensi terhadap pengurus cabor. Idealnya, setiap cabang olahraga memiliki pengurus aktif di tingkat provinsi dan kota agar pembinaan atlet berjalan normal.

"Artinya, KONI Kota Banda Aceh menyelamatkan cabor voli Kota Banda Aceh agar bisa ikut Prapora nantinya," sambung Heri.

Namun, untuk pembinaan jangka panjang menuju Pora, Heri belum memastikan apakah penanganan akan tetap berada di bawah KONI Banda Aceh atau dikembalikan kepada cabang olahraga setelah kepengurusan pulih.

Target Lolos ke Pora Aceh Jaya

Dengan waktu persiapan yang sangat singkat, KONI Kota Banda Aceh mengaku optimistis tim voli binaannya mampu melaju ke Pora Aceh Jaya. Proses pengetesan atlet dibantu dua pelatih berpengalaman, Jufrizal dari Bank Aceh dan Dariati dari Pengurus Pengprov PBVSI.

"Mereka langsung menindaklanjuti mencari pemain-pemain. Alhamdulillah, hari ini laporan dari mereka ke kita bahwa mereka yakin voli Banda Aceh akan lolos ke Prapora," kata Heri.

Hendri menambahkan, kerja keras selama lima hari dalam merekrut pelatih dan atlet diharapkan berbuah tiket menuju Pora Aceh Jaya. "Insya Allah dapat lolos ke Pora Aceh Jaya. Jika sukses, ini juga membawa nama harum KONI Kota Banda Aceh," tutupnya.

Follow porosaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: waspada.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks