ACEH — Bukan cuma trofi yang dibawa pulang dari India. Gelar juara AVC Men's Volleyball 2026 rupanya membuka pintu undangan sparring bagi Timnas Voli Putra Indonesia. Pelatih Reidel Toiran menyebut timnya kini kebanjiran permintaan uji coba dari berbagai negara Asia.
Vietnam Nyatakan Minat, Jadwal Masih Mengambang
"Sekarang sudah ada beberapa negara ingin melakukan sparring dengan kami. Sejak dari India sudah ada yang menghubungi lewat WhatsApp," kata Toiran di Jakarta, Minggu (26/7).
Salah satu yang paling gamblang menyatakan keinginan adalah Vietnam. Tim Negeri Seribu Pulau itu dikenal sebagai kekuatan yang disegani di Asia Tenggara. "Vietnam sudah ingin latih tanding dengan Indonesia. Banyak tim yang ingin menghadapi Indonesia, hanya saja jadwalnya belum bisa dipastikan," ujar juru taktik asal Kuba itu.
Toiran Prioritaskan Pemulihan Fisik Atlet
Di tengah derasnya tawaran, Toiran memilih menahan diri. Ia ingin fokus menyelesaikan program latihan internal sebelum menerima pertandingan uji coba. "Setelah persiapan program latihan selesai, baru kami akan menjalani pertandingan uji coba," tegasnya.
Alasannya jelas: kondisi fisik pemain saat ini sedang menurun. Setelah rangkaian turnamen panjang—termasuk finis ketiga di Leg 2 SEA V Cup 2026—para atlet butuh libur. "Mereka perlu libur terlebih dulu, kemudian setelah itu kami akan fokus meningkatkan kondisi fisik," ucap Toiran.
Persiapan Asian Games 2026 Dimulai 5 Agustus
Toiran sudah menetapkan jadwal latihan berikutnya. "Tanggal lima Agustus kami langsung mulai latihan lagi. Sekitar 20 sampai 22 pemain akan dipanggil," katanya. Target besarnya adalah Asian Games 2026 yang cabang voli indoornya berlangsung pada 16 September–3 Oktober.
Satu hal yang masih mengganjal: kondisi Doni Haryono. Opposite hitter andalan itu masih dalam pemulihan cedera. "Kami masih menunggu perkembangan kondisi Doni karena masih cedera," tutup Toiran. Kepastian kapan Doni bisa bergabung penuh akan memengaruhi komposisi skuad akhir.