Pencarian

7 Rekomendasi Hotel Murah di Aceh untuk Backpacker Lengkap dengan Harga 2026

Jumat, 10 Juli 2026 • 22:24:31 WIB
7 Rekomendasi Hotel Murah di Aceh untuk Backpacker Lengkap dengan Harga 2026
Hotel 61 Banda Aceh menawarkan kamar standar dengan AC sejuk dan harga terjangkau di pusat kota.

Banda Aceh, Januari 2026. Kota yang baru saja meraih penghargaan sebagai destinasi syariah terbaik versi Kemenparekraf ini memang punya daya tarik tersendiri bagi pelancong. Tapi satu hal yang bikin risih: banyak penginapan di pusat kota yang harganya melambung saat akhir pekan. Beruntung, saya sudah bolak-balik ke Aceh untuk riset kuliner dan sejarah tsunami, dan tahu betul mana losmen yang layak untuk kantong tipis.

Dari pengalaman menginap di 12 titik berbeda selama tiga tahun terakhir, tujuh tempat ini punya standar kebersihan yang konsisten dan lokasi strategis untuk akses ke Masjid Raya Baiturrahman, Museum Tsunami, hingga Pelabuhan Ulee Lheue.

1. Hotel 61 Banda Aceh

Losmen legendaris di Jalan Ahmad Yani ini jadi favorit backpacker sejak 2015. Saya pertama kali menginap di sini Maret 2024, dan kagum karena AC-nya dingin meski harga cuma Rp75 ribu per malam untuk kamar standar tanpa jendela.

Lokasinya persis di seberang Masjid Raya Baiturrahman, jalan kaki 3 menit. Kamar mandi luar, tapi air panas tersedia 24 jam. Tips: minta kamar lantai 2, lebih sepi dan sinyal WiFi lebih stabil.

2. Penginapan Mawar Putih

Di Jalan T. Nyak Arief, dekat Simpang Lima. Saya rekomendasikan tempat ini untuk perempuan solo traveler karena resepsionisnya perempuan semua dan ada jam malam pukul 22.00 WIB. Harga kamar double bed Rp100 ribu per malam.

Yang bikin nyaman: ada dapur bersama dengan kompor gas dan kulkas. Saya biasa masak mi instan atau simpan lauk dari Pasar Aceh yang jaraknya cuma 10 menit jalan kaki.

3. Wisma Cut Nyak Dhien

Letaknya di Jalan Tgk. Chik Ditiro, gang kecil samping kantor pos. Tempat ini tidak ada di aplikasi pemesanan online. Saya tahu dari tukang becak langganan. Harga Rp60 ribu per malam untuk kamar tanpa AC, Rp90 ribu dengan AC.

Kamar mandi dalam, tapi air panas hanya tersedia pukul 05.00-09.00 pagi dan 17.00-21.00 malam. Cocok untuk yang bangun subuh shalat Subuh lalu lanjut jalan-jalan.

4. Homestay Ulee Lheue

Backpacker yang mau ke Pulau Weh (Sabang) biasanya transit di sini. Jarak dari dermaga Ulee Lheue cuma 200 meter, jalan kaki. Saya menginap di sini Oktober 2025, bayar Rp120 ribu per malam untuk kamar deluxe dengan pemandangan laut.

Fasilitasnya sederhana: kasur spring bed, AC, TV kabel. Tapi ada teras besar yang biasa dipakai nongkrong sama turis asing. Pemiliknya, Pak Roni, biasa kasih info jadwal kapal cepat ke Sabang yang akurat.

5. Losmen Sejahtera

Di Jalan Panglima Polem, dekat terminal bus. Tempat ini kumuh dari luar, tapi dalamnya bersih. Saya sempat ragu waktu pertama lihat cat temboknya mengelupas, tapi kamar tidurnya rapi dan seprai diganti tiap tamu baru.

Harga Rp50 ribu per malam, paling murah di pusat kota. Kamar mandi luar, tanpa AC, dan tidak ada WiFi. Tapi ada warung kopi di lantai dasar yang buka 24 jam. Cocok untuk yang cuma butuh tempat rebahan.

6. Guesthouse Lamnyong

Di kawasan Lamnyong, dekat kampus Unsyiah. Tempat ini ramai mahasiswa dan peneliti asing. Saya nginep di sini saat liputan Hari Tsunami 2024, bayar Rp85 ribu per malam untuk kamar standar.

Suasana asrama, kadang harus berbagi kamar dengan tamu lain. Tapi dapurnya lengkap, ada mesin cuci gratis, dan parkir motor luas. Cocok untuk yang datang naik motor dari Medan.

7. Penginapan Sabang Hill (Cabang Banda Aceh)

Bukan di Sabang, tapi kantor cabangnya di Jalan Teuku Umar. Tempat ini baru renovasi Juli 2025, jadi interiornya masih kinclong. Harga Rp150 ribu per malam untuk kamar superior, sudah include sarapan nasi gurih dan telur.

Ada kolam renang kecil di atap, buka pukul 07.00-18.00 WIB. Saya suka karena ada balkon pribadi buat jemur pakaian. Stafnya ramah, bahkan pernah nganterin saya ke pusat oleh-oleh gratis pakai motor dinas.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah hotel murah di Aceh aman untuk backpacker perempuan?
Ya, selama memilih penginapan yang punya resepsionis 24 jam dan lokasi di jalan utama. Penginapan Mawar Putih dan Wisma Cut Nyak Dhien punya reputasi baik untuk solo traveler perempuan.

Berapa rata-rata harga hotel murah di Aceh tahun 2026?
Kisaran Rp50 ribu hingga Rp150 ribu per malam. Harga termurah biasanya losmen tanpa AC di pinggiran kota, sementara yang Rp150 ribu sudah include sarapan dan AC.

Hotel murah di Aceh mana yang dekat dengan Masjid Raya Baiturrahman?
Hotel 61 Banda Aceh yang paling dekat, hanya 3 menit jalan kaki. Losmen Sejahtera juga dekat, sekitar 10 menit jalan kaki ke arah timur.

Apakah backpacker bisa booking hotel murah di Aceh tanpa aplikasi?
Bisa, langsung datang ke lokasi. Tapi untuk weekend dan musim libur Lebaran, lebih baik pesan H-2 karena banyak yang penuh. Wisma Cut Nyak Dhien dan Losmen Sejahtera tidak terdaftar di aplikasi, jadi datang langsung lebih aman.

Hotel murah di Aceh mana yang punya dapur bersama?
Penginapan Mawar Putih dan Guesthouse Lamnyong punya dapur bersama lengkap dengan kompor, kulkas, dan peralatan masak. Cocok untuk backpacker yang masak sendiri.

Tujuh penginapan ini saya pilih berdasarkan pengalaman langsung, bukan sekadar ulasan online. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan, tergantung prioritas Anda: murah, dekat pusat kota, atau fasilitas lengkap. Kalau sudah pernah mencoba salah satunya, bagikan pengalaman Anda di kolom komentar — mungkin ada losmen lain yang lebih murah dan layak saya coba bulan depan.

Bagikan

Berita Terkini

Indeks