Pencarian

BPMA dan Polda Aceh Evaluasi Pengamanan Blok A Medco, Soroti Potensi Gangguan dari Protes Warga

Jumat, 10 Juli 2026 • 15:42:31 WIB
BPMA dan Polda Aceh Evaluasi Pengamanan Blok A Medco, Soroti Potensi Gangguan dari Protes Warga
BPMA dan Polda Aceh melakukan evaluasi pengamanan di WK Blok A Medco E&P Malaka.

ACEH TIMUR — BPMA bersama jajaran Kepolisian Daerah Aceh dan Polres Aceh Timur menggelar kunjungan lapangan serta monitoring dan evaluasi pelaksanaan Pedoman Kerja Teknis (PKT) Pengamanan Eksternal Obyek Vital Nasional di WK Blok A, KKKS Medco E&P Malaka. Kegiatan yang berlangsung baru-baru ini ini dipimpin langsung oleh Kepala Divisi Formalitas, Hubungan Eksternal dan Keamanan KKKS BPMA, Irham M. Amin.

Potensi Gangguan dari Keluhan Bau Masyarakat

Dalam arahannya, Irham M. Amin menekankan pentingnya antisipasi terhadap potensi gangguan yang bisa muncul dari luar. "Kami mencatat adanya potensi protes masyarakat terkait bau di lingkungan Medco. Kami berharap protes yang diberikan masyarakat dapat diatasi dan dikendalikan oleh Polri sehingga tidak berujung anarkis," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan memastikan efektivitas pengamanan eksternal, mengidentifikasi potensi ancaman, serta memperkuat koordinasi lintas instansi demi menjamin kelancaran operasi hulu migas yang mendukung ketahanan energi nasional.

Medco Klaim Sistem Otomatis Mati Saat Kebocoran Bau

Menanggapi kekhawatiran tersebut, Field Manager Relation & Security Medco E&P Malaka, Hendarsyah, menjelaskan bahwa pabrik mereka telah didesain dengan sistem canggih. "Pabrik Medco E&P Malaka telah didesain dengan sistem canggih yang akan otomatis mati jika terjadi kebocoran bau," jelasnya dalam paparan di hadapan tim BPMA dan Polda.

Hendarsyah juga memaparkan sejumlah aktivitas operasional yang berjalan, termasuk workover di beberapa sumur dan perbaikan rutin yang membutuhkan pengawalan ketat. Ia menyebutkan bahwa Medco selalu melakukan sosialisasi kepada stakeholder sebelum melakukan pekerjaan tertentu.

Pengawalan Truk Kondensat dan Kasus Pembakaran Sumur Tua

Hendarsyah menyampaikan terkait pengawalan kondensat yang melibatkan belasan truk menuju Pangkalan Susu. Peralihan rute ini dilakukan menyusul insiden kebakaran di tangki sebelumnya. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Kapolsek untuk memastikan keamanan setiap aktivitas pengiriman.

Sementara itu, Komisaris Pol Marzuki selaku Kasubdit Waster Ditpamobvit Polda Aceh, menekankan bahwa kehadiran kepolisian bertujuan memberikan kepastian dan kenyamanan bagi investor. Ia melaporkan beberapa kasus pembakaran sumur tua yang menjadi konsen penegakan hukum untuk ditindaklanjuti. "Jika ada tindakan kriminal, kami berharap Medco tidak ragu-ragu untuk memproses secara hukum, dan kami Polri siap mendampingi," tegasnya.

Koordinasi Lintas Instansi dan Masukan Penerangan Lampu

Komisaris Pol Marzuki menambahkan bahwa koordinasi antara BPMA, Medco, BUJP, TNI, dan Polri selama ini berjalan sangat baik. Sebagai masukan, pihaknya menyoroti perlunya penambahan fasilitas penerangan lampu di beberapa titik rawan di wilayah kerja Blok A.

Kunjungan lapangan dan monev ini diharapkan dapat memperkuat sinergitas pengamanan di WK Blok A sekaligus menjaga kondusivitas wilayah demi mendukung kelancaran operasi hulu migas dan ketahanan energi nasional.

Bagikan
Sumber: ogindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks