Pencarian

Xiaomi Resmikan Sky Nomad, Sub-Merek EREV Baru Siap Menantang Li Auto dan Aito di Segmen SUV Keluarga Premium China

Kamis, 09 Juli 2026 • 03:47:01 WIB
Xiaomi Resmikan Sky Nomad, Sub-Merek EREV Baru Siap Menantang Li Auto dan Aito di Segmen SUV Keluarga Premium China
Xiaomi resmi meluncurkan Sky Nomad sebagai sub-merek EREV untuk segmen SUV keluarga premium di China.

ACEH — Setelah berbulan-bulan dibayangi spekulasi, Xiaomi akhirnya angkat bicara. Melalui akun Weibo resmi Xiaomi EV pada Rabu lalu, pabrikan yang sukses dengan SU7 ini mengonfirmasi nama "Sky Nomad" untuk lini kendaraan EREV mereka. "SkyNomad. Langit, pengembara. Nama baru tentang ruang dan kehidupan, menyapa semuanya," tulis pengumuman tersebut.

Di China, merek ini dikabarkan akan menggunakan nama Xiaomi Pengcheng (????). Pendaftaran akun di WeChat, Bilibili, dan pengajuan merek dagang "SkyNomad" sejak Agustus 2025 memperkuat indikasi ini. Namun, Xiaomi masih bermain aman: belum dijelaskan apakah Sky Nomad adalah sub-merek independen atau sekadar seri produk baru. Spekulasi awal menyebut logo Xiaomi akan dihilangkan, tapi bocoran terbaru justru mengarah pada posisi sebagai seri pendamping SU7 dan YU7.

SUV 5,3 Meter dengan Tenda Atap Built-in

Model pertama berkode Kunlun N3 dan diprediksi meluncur sebagai Sky Nomad N90 adalah SUV full-size. Ukurannya tembus 5,3 meter dengan wheelbase 3,1 meter, setara Li Auto L9. Yang paling membedakan: ini bukan mobil listrik murni.

N90 menggunakan mesin 1.500 cc turbo yang sepenuhnya berfungsi sebagai generator. Mesin bensin itu tidak pernah memutar roda secara langsung. Tenaga disuplai dari paket baterai 70 kWh yang dipasok Sunwoda dan CALB dengan rasio 60:40. Hasilnya, jarak tempuh listrik murni mencapai 400-500 km dan total kombinasi tembus 1.500 km. Sebagai perbandingan, Tesla Model Y dasar di China cuma dibekali baterai 62,5 kWh.

Bocoran Desain dan Harga yang Agresif

Foto mata-mata yang beredar menunjukkan desain kotak dan gagah khas off-roader. Fitur yang terlihat meliputi LiDAR di atap, pijakan listrik otomatis yang memanjang saat pintu terbuka, dan—paling menarik—tenda atap built-in untuk varian 7-seater. Dua konfigurasi kursi akan tersedia: 5-seater dan 7-seater.

Soal harga, sumber dari media China 21jingji menyebut banderol mulai 200.000 yuan atau sekitar Rp 445 juta (estimasi kurs Rp 2.225 per yuan). Angka ini langsung mengancam Li Auto L9 dan Aito M9 yang sama-sama dipatok di atas 250.000 yuan. Tahun lalu, tujuh dari sepuluh SUV EREV terlaris di China berasal dari dua merek tersebut.

Strategi Besar di Balik Mesin Bensin

Langkah Xiaomi masuk ke EREV terbilang ironis—pabrikan BEV paling sukses di China justru menambahkan mesin bensin ke lini produknya. Tapi ini murni kalkulasi bisnis. Segmen SUV keluarga EREV adalah ladang uang. Li Auto sudah membuktikan model ini menguntungkan sejak sebelum startup BEV lain berhenti membakar uang.

Dengan baterai 70 kWh dan jarak tempuh listrik 400-500 km, Sky Nomad N90 pada dasarnya adalah BEV besar yang dilengkapi generator bensin untuk perjalanan jauh. Pemilik jarang perlu mengisi bensin dalam pemakaian harian. Formula EREV modern ini sama dengan yang diadopsi Scout Motors untuk pasar Amerika Serikat.

Model N90 menjadi kunci target pengiriman 550.000 unit pada 2026—naik 34% dari 410.000 unit tahun lalu. Xiaomi kini konsisten mengirim 30.000 kendaraan per bulan selama tiga bulan beruntun. Peluncuran Sky Nomad N90 diperkirakan terjadi pada paruh kedua 2026.

Bagikan
Sumber: electrek.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks