TAPAKTUAN — Sebanyak 21 personel Satlantas Polres Aceh Selatan dikerahkan ke titik-titik strategis di Kota Tapaktuan pada Senin pagi. Mereka bertugas mengurai kepadatan kendaraan yang mulai meningkat sejak pukul 07.00 WIB, bertepatan dengan jam keberangkatan warga ke tempat kerja dan sekolah.
Kasatlantas Polres Aceh Selatan menyebut kegiatan Strong Point ini adalah rutinitas untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Kehadiran personel di lapangan juga menjadi langkah preventif mengantisipasi kemacetan dan potensi kecelakaan.
12 Titik Prioritas Pengaturan Lalu Lintas
Personel disebar di titik-titik dengan aktivitas masyarakat tinggi. Beberapa di antaranya Bundaran Cerana, depan SMAN 1 Tapaktuan, Simpang Kantor Pos, depan TK Bhayangkari, dan depan Masjid Istiqamah.
Lokasi lain yang menjadi prioritas adalah Bundaran Air Mancur RSM, Simpang SMK Negeri Tapaktuan, Simpang Kolam Aroya, Simpang PT ADI, Bundaran Traffic Light, Simpang Nyak Adam Kamil, serta depan SPBU Tapaktuan.
Edukasi dan Penindasan Pelanggaran
Selain mengatur arus kendaraan, personel juga memberikan edukasi kepada pengendara. Mereka mengingatkan pentingnya penggunaan helm berstandar SNI dan kelengkapan surat-surat kendaraan.
Petugas tidak segan menindak pengendara yang melanggar, khususnya yang tidak memakai helm SNI. Tindakan ini dilakukan sebagai bentuk penegakan hukum yang mengedepankan keselamatan di jalan raya.
Kapolres: Keselamatan Tanggung Jawab Bersama
Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadlianshah melalui Kasatlantas menyampaikan bahwa kegiatan Strong Point adalah bentuk pelayanan nyata Polri kepada masyarakat. Kehadiran personel bertujuan memberikan rasa aman dan memastikan mobilitas warga berjalan lancar.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman, tertib, dan nyaman. Kami juga mengajak seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan helm berstandar SNI, serta mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan. Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama,” ungkap Kapolres.
Respons Positif dari Masyarakat
Kasatlantas menambahkan bahwa kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara rutin. Selain pelayanan lalu lintas, Strong Point menjadi sarana membangun kedekatan Polri dengan masyarakat melalui pendekatan humanis dan responsif.
Selama pelaksanaan, situasi arus lalu lintas di Kota Tapaktuan terpantau aman, lancar, dan kondusif. Kehadiran personel Satlantas mendapat respons positif dari masyarakat yang tengah memulai aktivitas pagi.