MEULABOH — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat memberi dukungan penuh terhadap regenerasi kepengurusan KONI. Bupati Tarmizi menegaskan, siapapun yang terpilih nanti harus mampu membawa pulang gelar juara pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORA) yang akan datang.
Target Besar di Tengah Anggaran Terbatas
Dalam sambutannya, Tarmizi mengakui tantangan ke depan tidak ringan. Salah satu yang paling krusial adalah keterbatasan anggaran daerah untuk pembinaan olahraga.
“Kami harapkan dengan adanya Musorkab hari ini nantinya siapapun yang terpilih itu harus mampu meraih prestasi atau juara pada PORA yang akan datang dan membina atlit – atlit kita,” kata Tarmizi.
Ia mendorong pengurus baru nantinya aktif mencari sumber pendanaan lain. “Tantangan kedepan dengan anggaran yang terbatas harus mampu mencari sumber anggaran lainnya, membina para atlit,” ujarnya.
Olahraga sebagai Benteng Pencegahan Narkoba
Bupati dua periode itu juga menyoroti fungsi sosial olahraga. Menurutnya, KONI harus menjadi wadah yang aktif mengajak putra-putri terbaik Aceh Barat bergabung.
“Dengan begitu maka bergabung dengan KONI Aceh Barat nantinya akan menjadi momentum sosialisasi juga supaya mereka tidak terlibat narkoba dan bisa hidup sehat,” katanya.
Pesan ini disampaikan mengingat tingginya risiko penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda. Olahraga diyakini menjadi aktivitas positif yang mampu mengalihkan perhatian dari hal-hal negatif.
Pesan Bupati: Jangan Sampai Ada Perpecahan
Menutup arahannya, Tarmizi berpesan kepada seluruh pengurus organisasi olahraga untuk menjaga kekompakan. Ia mengingatkan agar tidak ada konflik internal yang bisa menghambat kemajuan olahraga di kabupaten itu.
“Jangan sampai adanya perpecahan, semua harus saling bersatu demi kesuksesan bersama,” tegasnya.
Musorkab kali ini juga menjadi ajang evaluasi prestasi KONI Aceh Barat yang dinilai terus meningkat, terutama setelah berhasil meraih hasil positif pada ajang Pra PORA sebelumnya. Pemkab berharap momentum ini bisa dipertahankan dan ditingkatkan pada PORA mendatang.