ACEH TIMUR — DPP Partai Aceh secara resmi menyerahkan SK definitif kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Kabupaten Aceh Timur kepada Azhari M. Nur, yang akrab disapa Haji Maop. Penyerahan ini menjadi penanda dimulainya masa kerja struktur baru di bawah kepemimpinan Azhari.
Dalam susunan pengurus yang disahkan, Azhari M. Nur menjabat sebagai Ketua DPW. Posisi Sekretaris dipercayakan kepada Tgk. Iskandar Midsen, sementara jabatan Bendahara diisi oleh M. Yusuf. Ketiganya kini bertanggung jawab menggerakkan roda organisasi di Bumi Aceh Timur.
Amanah Besar di Pundak Haji Maop
Azhari M. Nur menyebut kepercayaan dari DPP Partai Aceh ini bukan sekadar seremoni, melainkan tanggung jawab politik yang harus dijalankan dengan komitmen penuh. Ia bertekad menjaga soliditas partai dan memperjuangkan aspirasi masyarakat setempat.
“Amanah ini adalah tanggung jawab besar. Insya Allah kami akan bekerja dengan penuh komitmen, menjaga kekompakan serta terus memperjuangkan aspirasi rakyat demi kemajuan Aceh Timur,” ujar Haji Maop dalam pernyataan resminya.
Konsolidasi hingga ke Tingkat Gampong
Haji Maop menegaskan, kepengurusan definitif ini akan menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi internal partai hingga ke tingkat gampong. Langkah ini dinilai krusial untuk membangun semangat perjuangan yang lebih terarah dan progresif di akar rumput.
DPP Partai Aceh, melalui pernyataan yang dibacakan saat penyerahan SK, berharap kepengurusan baru di Aceh Timur mampu menghadirkan energi baru. Harapan itu mencakup penguatan basis organisasi, menjaga marwah partai, serta meningkatkan kontribusi politik untuk kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah.
Siap Bergerak dengan Struktur Solid
Dengan terbitnya SK definitif tersebut, DPW Partai Aceh Kabupaten Aceh Timur kini dinyatakan siap bergerak lebih solid dan terstruktur. Struktur baru ini diharapkan aktif dalam mengemban amanah perjuangan politik di wilayah yang dikenal sebagai salah satu basis utama Partai Aceh.