Pencarian

Intel Cetak Rekor Valuasi Usai Apple Lirik Pabrik Chip Selain TSMC

Rabu, 06 Mei 2026 • 09:37:02 WIB
Intel Cetak Rekor Valuasi Usai Apple Lirik Pabrik Chip Selain TSMC
Intel catat kapitalisasi pasar tertinggi setelah saham melonjak 13 persen.

Kapitalisasi pasar Intel menembus angka 543,71 miliar dolar AS setelah harga sahamnya melonjak 13 persen dalam satu hari perdagangan. Lonjakan ini dipicu laporan ketertarikan Apple untuk mendiversifikasi produksi chipset mereka ke pabrik milik Intel dan Samsung Electronics. Langkah strategis Apple tersebut menjadi sinyal kuat kembalinya taji Intel di industri semikonduktor global setelah sempat terpuruk dalam beberapa tahun terakhir.

Pasar modal merespons positif manuver terbaru Apple yang tengah mengevaluasi Intel sebagai mitra manufaktur potensial untuk cip perangkat masa depan. Saham Intel sempat menyentuh angka 110,48 dolar AS pada sesi perdagangan terakhir sebelum ditutup pada posisi 108,18 dolar AS. Angka ini mencatatkan sejarah baru bagi perusahaan yang bermarkas di Santa Clara tersebut, sekaligus mengukuhkan tren pemulihan bisnis yang luar biasa sepanjang 2026.

Kenaikan ini melengkapi performa impresif Intel yang telah tumbuh 174 persen sepanjang tahun berjalan. Padahal, setahun lalu saham Intel sempat terjerembap di titik terendah 18,96 dolar AS. Momentum kebangkitan ini mulai terlihat sejak pemerintah Amerika Serikat mengambil alih sekitar 10 persen kepemilikan saham perusahaan pada 22 Agustus 2025, sebuah langkah yang memberikan suntikan kepercayaan bagi para investor global.

Strategi Fokus 14A dan Ambisi Menantang Dominasi TSMC

Di bawah kepemimpinan CEO Tan, Intel melakukan pergeseran strategi manufaktur yang cukup radikal untuk menarik minat klien kakap seperti Apple dan Nvidia. Alih-alih memaksakan proses 18A untuk semua pelanggan, Tan memilih untuk mengalokasikan lebih banyak sumber daya pada pengembangan proses 14A generasi berikutnya. Langkah ini dianggap lebih kompetitif untuk memenuhi standar ketat yang diminta oleh tim desain cip Apple.

Analis industri Ming-Chi Kuo dan Jeff Pu memprediksi bahwa kolaborasi Intel dan Apple ini bukan sekadar rumor jangka pendek. Intel diperkirakan mulai memproduksi cip seri M untuk iPad dan Mac pada 2027. Sementara itu, produksi cip untuk model iPhone non-Pro diprediksi akan menyusul pada 2028. Jika rencana ini terealisasi, Apple akan berhasil mengurangi ketergantungan tunggal mereka pada TSMC yang selama ini menjadi mitra manufaktur eksklusif.

Rekonsiliasi Hubungan Setelah Era Transisi Apple Silicon

Kembalinya Apple ke pelukan Intel memiliki nilai historis yang signifikan bagi industri teknologi. Apple sebelumnya memutuskan hubungan dengan Intel dan beralih ke arsitektur ARM (Apple Silicon) karena kecewa terhadap penundaan roadmap produk dan kegagalan Intel memenuhi tenggat waktu produksi. Namun, kondisi saat ini telah berubah seiring dengan kebutuhan Apple untuk mengamankan rantai pasok cip di tengah ketidakpastian geopolitik global.

Selain aspek manufaktur, terdapat laporan bahwa Intel sempat mendekati Apple untuk mengamankan investasi langsung. Diskusi ini masih berada dalam tahap awal dan bersifat tertutup. Meski Apple memiliki kekhawatiran terkait keandalan produksi, fakta bahwa mereka bersedia membuka ruang dialog sudah cukup untuk meyakinkan pasar bahwa Intel kini berada di jalur yang benar.

Kebangkitan Bisnis CPU di Tengah Demam Infrastruktur AI

Pertumbuhan pendapatan Intel tidak hanya didorong oleh spekulasi kemitraan dengan Apple. Perusahaan mulai memetik hasil dari permintaan kembali pada bisnis inti CPU mereka. Fenomena ini terjadi seiring dengan ekspansi belanja infrastruktur kecerdasan buatan (AI) yang mulai merambah ke luar sektor GPU (Graphics Processing Unit).

Keberhasilan Intel melampaui ekspektasi Wall Street dalam beberapa kuartal terakhir membuktikan bahwa manajemen baru berhasil menstabilkan operasional perusahaan. Dengan dukungan penuh dari pemerintah AS dan potensi kontrak manufaktur dari pemain besar seperti Apple, Intel kini bertransformasi dari produsen cip yang kesulitan menjadi penantang serius dalam bisnis foundry atau pabrikasi semikonduktor global.

Bagikan
Sumber: 9to5mac.com

Berita Terkini

Indeks