145 Petani Swadaya Aceh Timur Ikuti Pelatihan Benih Unggul Sawit di Banda Aceh

Penulis: Fajar  •  Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:16:01 WIB
Petani swadaya Aceh Timur mengikuti pelatihan benih unggul sawit di Banda Aceh.

BANDA ACEH — Best Planter Indonesia (BPI) dipercaya BPDP sebagai lembaga pelatihan yang telah menyelenggarakan kegiatan serupa pada 2022, 2023, 2024, 2025, dan 2026. Penunjukan BPI didasarkan pada rekam jejak pelatihan teknis budidaya kelapa sawit yang dinilai terpercaya.

Pelatihan menyasar petani swadaya yang selama ini dinilai masih awam soal pemilihan bibit legal dan bersertifikat. Kondisi itu menjadi salah satu kendala utama di sektor hulu kelapa sawit.

Mengapa Kualitas Bibit Menentukan Produktivitas 25 Tahun

Bibit kelapa sawit disebut sebagai investasi jangka panjang karena tanaman dapat berproduksi hingga umur 25 tahun. Pemilihan bibit yang tepat sejak awal menjadi penentu utama produktivitas kebun.

Bibit yang berkualitas, sehat, seragam, dan berasal dari sumber benih terpercaya membuka peluang lebih besar memperoleh pertumbuhan optimal serta produksi Tandan Buah Segar (TBS) yang tinggi.

19 Perusahaan Penghasil Benih Tenera Terdaftar di Kementerian Pertanian

Dalam sesi Persiapan Benih dan Bahan Tanam, narasumber BPI memaparkan sejarah tanaman kelapa sawit di Indonesia hingga karakteristik bahan tanam unggul. Jenis Dura yang disilangkan dengan Pisifera menghasilkan bibit Tenera.

Saat ini terdapat 19 perusahaan penghasil benih unggul Tenera yang terdaftar resmi di Kementerian Pertanian. Perusahaan-perusahaan itu telah mengeluarkan 60 varietas unggul yang dapat digunakan petani sawit.

Prosedur Pengadaan Kecambah hingga Pengelolaan Bibit Kembar

Peserta dibekali materi karakteristik benih unggul (legitimate) sebagai langkah awal jaminan produksi tanaman kelapa sawit selama 25 tahun. Materi berlanjut ke prosedur pengadaan kecambah benih untuk petani perorangan, Kelompok Tani/Gapoktan, Koperasi, dan Perusahaan Perkebunan.

Sebagai bekal membuat kebun bibitan atau penangkar bibit, petani juga diberi pemahaman teknis Pembibitan Awal (Pre Nursery/PN) dan Pembibitan Utama (Main Nursery/MN). Di bagian akhir, materi membahas pengelolaan bibit APM (Advance Planting Material) dan kondisi bibit poliembrio atau bibit kembar.

Petani Didorong Mandiri Kelola Kebun Bibitan

Pemahaman soal persiapan benih dan bahan tanam diharapkan membuat petani lebih mantap memulai usaha berkebun kelapa sawit. Jaminan mutu dan kualitas bibit yang dibudidayakan menjadi kunci.

Pelatihan ini menyasar peningkatan produktivitas kebun, kesejahteraan petani swadaya, dan tata kelola perkebunan yang ramah lingkungan. Distanbun Aceh dan Disbunnak Aceh Timur berperan sebagai penyelenggara di tingkat daerah.

Reporter: Fajar
Sumber: sawitindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top