TAKENGON — Rapat koordinasi Evaluasi Realisasi Tambahan TKD dan Bantuan Keuangan se-Aceh di Takengon memetakan sebaran serapan anggaran tiap daerah. Dari 24 pemerintah daerah yang masuk data per 1 Oktober 2026 pukul 14.00 WIB, hanya Kabupaten Aceh Selatan (63,91 persen) dan Kabupaten Pidie (62,82 persen) yang sudah melewati ambang 50 persen.
Sejumlah daerah justru masih berada di bawah 15 persen. Kabupaten Bireuen tercatat 0 persen, Nagan Raya 2,88 persen, Bener Meriah 5,28 persen, Aceh Utara 5,97 persen, Sabang 9,14 persen, Simeulue 10,88 persen, Pidie Jaya 11,85 persen, dan Kota Subulussalam 12,46 persen.
Kaposko Wilayah Satgas PRR menegaskan percepatan realisasi bukan sekadar mengejar angka serapan. Anggaran yang sudah tersedia, katanya, harus segera diterjemahkan menjadi kegiatan konkret yang dirasakan masyarakat.
"Yang kita dorong bukan sekadar mengejar angka serapan, tetapi memastikan anggaran yang sudah tersedia dapat segera diterjemahkan menjadi kegiatan yang konkret dan memberikan manfaat. Karena itu, setiap daerah perlu segera mengidentifikasi titik hambatan, menyelesaikannya secara cepat, dan memastikan proses pelaksanaan berjalan sesuai ketentuan," ujar Kaposko Wilayah Satgas PRR.
Setiap daerah diminta mengidentifikasi titik hambatan dan menyelesaikannya secara cepat. Proses pelaksanaan juga harus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemerintah daerah yang realisasinya masih rendah didorong melakukan langkah percepatan. Pada akhir Oktober 2026, minimal 50 persen pagu harus sudah terserap sebagai indikator antara agar pelaksanaan anggaran terus bergerak hingga akhir tahun.
"Akhir Oktober harus menjadi titik ukur. Untuk daerah yang masih rendah, minimal kita dorong mencapai 50 persen. Setelah itu, percepatan tidak boleh berhenti. Monitoring harus dilakukan secara periodik agar kita bisa mengetahui daerah mana yang bergerak, mana yang masih terkendala, dan intervensi apa yang diperlukan," ujar Kaposko.
Monitoring periodik menjadi kunci untuk memetakan daerah yang bergerak dan yang masih terkendala. Intervensi akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing pemda.