MEUREUDU — Pelaku UMKM di Pidie Jaya mendapat kesempatan meningkatkan kapasitas pemasaran melalui kelas Tailor Made Training (TMT) bidang Digital Marketing. Pelatihan yang digelar Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda Aceh ini berkolaborasi dengan Dinas Sosial dan P3A serta DPMPTSP & Nakertrans setempat.
Kegiatan yang berlangsung selama delapan hari ini menyasar kebutuhan praktis pelaku usaha agar mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal. Instruktur BLKI Aceh Utara, Riza Agustian, hadir untuk memberikan pendampingan langsung kepada para peserta.
Riza menjelaskan, kemampuan digital marketing saat ini merupakan keterampilan krusial bagi pelaku usaha. Perkembangan teknologi dan pergeseran perilaku konsumen menuntut pelaku UMKM untuk beradaptasi lebih cepat.
“Digital marketing bukan hanya tentang menjual produk melalui media sosial, tetapi bagaimana peserta mampu membangun identitas usaha, membuat konten yang menarik, mengenali target pasar, serta memanfaatkan berbagai platform digital untuk meningkatkan jangkauan pemasaran,” kata Riza kepada Waspada.id, Sabtu (15/8).
Ia menambahkan, pelatihan ini dirancang untuk memberikan keterampilan yang langsung bisa dipraktikkan. Peserta diharapkan tidak berhenti pada teori, melainkan mampu mengaplikasikan ilmunya untuk mengembangkan usaha yang sudah berjalan maupun memulai usaha baru.
Menurut Riza, pemanfaatan media digital membuka peluang bagi UMKM untuk memperkenalkan produknya ke pasar yang lebih luas. Jangkauan pemasaran tidak lagi terbatas pada konsumen lokal di Pidie Jaya.
“Harapannya, setelah mengikuti pelatihan ini peserta tidak berhenti pada teori, tetapi mampu mempraktikkan ilmu yang diperoleh dan menggunakannya untuk mengembangkan usaha masing-masing,” ujarnya.
Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan keterampilan dan produktivitas masyarakat. Penguasaan kompetensi yang sesuai kebutuhan dunia usaha di era digital menjadi fokus utama program tersebut.
Melalui pendekatan praktis, para peserta diharapkan mampu mengoptimalkan platform digital untuk membangun merek dan memperluas pasar. Inisiatif ini sejalan dengan kebutuhan UMKM lokal yang membutuhkan pendampingan teknis dalam mengembangkan usaha.