Jalan TMMD ke-129 di Kemumu Seberang Aceh Selatan Mulai Dipakai Warga Angkut Hasil Kebun, 1,5 Kilometer Terhubung

Penulis: Sutomo  •  Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:22:31 WIB
Warga Desa Kemumu Seberang mulai memanfaatkan jalan 1,5 kilometer hasil TMMD ke-129 untuk mengangkut hasil kebun.

ACEH SELATAN — Warga Desa Kemumu Seberang, Kecamatan Labuhanhaji Timur, mulai merasakan manfaat nyata dari pembukaan jalan sepanjang 1,5 kilometer melalui program TMMD ke-129 Kodim 0107/Aceh Selatan. Jalan yang sebelumnya nyaris tak bisa dilewati kendaraan kini menjadi jalur utama bagi warga untuk mengangkut hasil kebun dan beraktivitas sehari-hari.

Pembukaan akses ini tidak hanya memangkas waktu tempuh, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat yang mayoritas bekerja sebagai petani. Aktivitas menuju lahan perkebunan yang dulu memakan waktu dan tenaga ekstra, kini bisa dilakukan dengan lebih mudah dan cepat.

Menjadi Urat Nadi Perekonomian Warga

Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0107/Aceh Selatan menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur ini diarahkan untuk memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat. Jalan tersebut diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai penghubung antarwilayah, melainkan juga menjadi penggerak roda perekonomian desa.

“Jalan ini kita harapkan bukan hanya menjadi akses penghubung, tetapi menjadi urat nadi baru bagi masyarakat. Ketika akses terbuka, mobilitas warga semakin mudah, hasil pertanian lebih cepat dibawa keluar dan peluang ekonomi masyarakat juga semakin terbuka,” ujar Dansatgas TMMD ke-129.

Menurutnya, seluruh program pembangunan yang digarap melalui TMMD dirancang agar manfaatnya bisa dirasakan dalam waktu yang lama. Infrastruktur yang dibangun diharapkan mampu memperkuat aktivitas warga dan mempercepat perkembangan kawasan pedesaan.

Harapan Warga: Jalan Ini Bukan Sekadar Akses, tapi Sumber Rezeki

M. Saleh, warga Kemumu Seberang, mengaku sangat terbantu dengan hadirnya jalan tersebut. Ia menuturkan bahwa sebelumnya, membawa hasil kebun keluar desa adalah pekerjaan yang melelahkan karena medan yang sulit.

“Dulu jalan ini sulit dilalui, apalagi kalau membawa hasil kebun. Sekarang sudah terbuka dan bisa digunakan. Kami sangat bersyukur karena perjalanan menjadi lebih mudah dan hasil kebun juga lebih gampang dibawa,” kata M. Saleh.

Ia berharap keberadaan jalan ini bisa terus dirawat agar manfaatnya tidak hilang. Bagi warga, infrastruktur ini bukan hanya sekadar aspal dan tanah, melainkan simbol harapan untuk kehidupan yang lebih baik.

“Harapan kami, jalan ini bisa terus dirawat. Bagi kami, ini bukan hanya jalan, tetapi jalan untuk mencari rezeki dan membuka kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.

Kemanunggalan TNI dan Rakyat yang Terwujud

Pembukaan jalan ini menjadi salah satu bukti nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat. Program TMMD yang digagas sebagai bentuk kemanunggalan antara aparat dan warga sipil ini berhasil menghadirkan perubahan yang signifikan, terutama dalam hal konektivitas dan akses ekonomi di daerah terpencil.

Dengan terbukanya akses transportasi, aktivitas ekonomi warga diharapkan terus menggeliat. Mobilitas yang lancar akan mendorong distribusi hasil pertanian lebih efisien, sehingga pendapatan petani pun berpotensi meningkat. Kehadiran jalan ini menjadi titik awal bagi tumbuhnya aktivitas ekonomi baru di Desa Kemumu Seberang.

Reporter: Sutomo
Sumber: acehnow.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top