Gubernur Aceh Mualem Sambut Kajati Baru Teuku Rahmadsyah, Ajak Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Penulis: Sutomo  •  Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:51:31 WIB
Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyambut Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh yang baru, Teuku Rahmadsyah, di Banda Aceh, Rabu (12/8/2026).

BANDA ACEH — Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) meyakini kepemimpinan Teuku Rahmadsyah sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh akan membawa warna baru bagi institusi penegak hukum di Serambi Mekkah. Keyakinan itu disampaikan Mualem setelah Rahmadsyah resmi dilantik Jaksa Agung ST Burhanuddin bersama 33 pejabat lainnya di lingkungan Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Mualem menyebut Rahmadsyah merupakan putra daerah yang dipastikan paham persoalan dan kultur masyarakat Aceh. “Beliau mendapat amanah yang mulia sebagai penegak hukum. Mari kita sama-sama membangun Aceh,” kata Mualem melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, di Banda Aceh, Rabu (12/8/2026).

Jaringan Kejaksaan dan Pemprov Aceh: Modal Kuat Membangun Daerah

Mualem menilai sinergi antara eksekutif dan yudikatif menjadi kunci utama dalam mempercepat pembangunan. Ia berharap kerja sama yang telah terjalin selama ini dengan Kejaksaan Tinggi Aceh dapat terus diperkuat di bawah kepemimpinan Rahmadsyah.

“Pemerintah Aceh sangat berterima kasih atas pengabdian Kajati sebelumnya. Pak Yudi sangat baik dalam mengabdikan diri sebagai penegak hukum dan telah membangun komunikasi yang bagus dengan Pemerintah Aceh,” ujar Nurlis menirukan pernyataan gubernur.

Rekam Jejak Kajati Baru: Putra Aceh yang Kembali Mengabdi di Kampung Halaman

Teuku Rahmadsyah menggantikan Yudi Triadi yang kini dipercaya menduduki jabatan Kepala Pusat Manajemen, Penelusuran dan Perampasan Aset pada Badan Pemulihan Aset Kejagung. Mualem turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi Yudi Triadi selama bertugas di Aceh.

Selain menyambut pelantikan Kajati baru, Pemerintah Aceh juga merespons positif instruksi Jaksa Agung kepada seluruh Kajati di Indonesia. Arahan tersebut menekankan pentingnya membangun sinergi solid dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) demi menjaga stabilitas wilayah.

Apa Langkah Konkret Sinergi Pemerintah Aceh dan Kejati?

Nurlis menegaskan pihaknya siap berkolaborasi dengan Kejaksaan Tinggi Aceh dan seluruh elemen Forkopimda. Komitmen ini dinilai penting untuk memastikan setiap program pembangunan berjalan sesuai koridor hukum dan tepat sasaran.

“Pemerintah Aceh menyambut baik sinergi tersebut,” katanya menegaskan.

Dengan latar belakang sebagai putra daerah, Rahmadsyah dinilai memiliki kelebihan dalam memahami dinamika sosial-budaya yang berkembang di Aceh. Hal ini menjadi modal berharga untuk memperkuat koordinasi antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Reporter: Sutomo
Sumber: komparatif.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top