BANDA ACEH — Sekelompok pria yang berkumpul di salah satu warung kopi di Kecamatan Jaya Baru menjadi perhatian petugas penegak syariat Islam. Satu di antaranya kedapatan mengenakan pakaian perempuan saat razia dini hari tadi.
Kepala Satpol PP-WH Banda Aceh, Muhammad Rizal, membenarkan penertiban tersebut. Ia mengatakan kelompok yang diamankan kerap disebut sebagai "Circle Pensil Inul" itu kini tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut di kantor Satpol PP-WH setempat.
Setelah diamankan dari warung kopi, belasan pria tersebut langsung dibawa ke Kantor Satpol PP-WH Banda Aceh. Mereka dijadwalkan menjalani tes kesehatan menyeluruh pada Selasa pagi, termasuk pemeriksaan HIV dan sifilis.
"Saat ini masih dalam proses penanganan, termasuk pendampingan psikologis, untuk hasilnya nanti kami sampaikan," ujar Muhammad Rizal kepada awak media.
Selain pemeriksaan medis, kelompok ini juga akan menerima pembinaan dari petugas. Muhammad Rizal menambahkan bahwa mereka akan dikenakan kewajiban wajib lapor sebagai bagian dari proses pembinaan.
Penindakan ini merupakan bagian dari upaya penegakan Qanun Syariat Islam di Kota Banda Aceh. Satpol PP-WH bertindak setelah menerima laporan dari masyarakat sekitar yang merasa resah dengan aktivitas kelompok tersebut di warung kopi pada jam-jam rawan.
Hasil dari pemeriksaan dan proses pembinaan ini nantinya akan disampaikan secara resmi oleh Satpol PP-WH Banda Aceh setelah seluruh rangkaian penanganan dinyatakan selesai.