ACEH — Rangkaian acara digelar di Masjid Al Munawarah Pelindo Regional 1, Medan. Diawali dengan pembacaan ayat suci Alqur'an oleh M. Nadif, kemudian tausiah dari Ustaz Dedek Husairi, M.Pd., dan ditutup doa bersama. Sebanyak 50 anak yatim piatu muslim yang hadir langsung menerima santunan di lokasi.
Executive Director 1 Pelindo Regional 1, Jonedi Ramli, mengatakan kegiatan ini merupakan ungkapan rasa syukur perusahaan. "Melalui doa bersama dan santunan kepada anak-anak yatim piatu, kami berharap seluruh aktivitas kepelabuhanan di Pelindo Regional 1 senantiasa diberikan keselamatan, kelancaran, dan keberkahan," ujarnya dalam keterangan resmi.
Pelindo Regional 1 tidak membatasi kepeduliannya pada satu golongan. Sebagai wujud komitmen terhadap program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang inklusif, perusahaan juga menyalurkan santunan kepada 50 anak yatim piatu nonmuslim di Panti Asuhan Elshadai, Jalan Rawe No. 35, Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan. Kegiatan ini digelar secara terpisah.
Langkah itu menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan toleransi dijunjung tinggi perusahaan. Jonedi menambahkan, nilai spiritual menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan kerja yang aman dan penuh keberkahan, di samping penerapan standar operasional dan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Menurut Jonedi, keselamatan di lingkungan pelabuhan tidak cukup hanya diwujudkan melalui prosedur teknis dan pengelolaan risiko. "Nilai spiritual juga menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan kerja yang aman dan penuh keberkahan," tegasnya.
Perusahaan meyakini keberhasilan operasional pelabuhan tidak hanya ditopang oleh infrastruktur dan sumber daya manusia yang andal. Doa, kebersamaan, dan sinergi seluruh pihak menjadi elemen yang tak terpisahkan untuk mewujudkan pelabuhan yang aman, tangguh, dan berkelanjutan.