ACEH — Dalam wawancara dengan Fox News, Trump mengungkapkan kecurigaannya bahwa Netanyahu memiliki agenda tersembunyi di balik pengumuman publik soal fasilitas nuklir Iran. Menurut Trump, Netanyahu seharusnya menyampaikan informasi sensitif itu langsung kepadanya secara tertutup, bukan mengumumkannya ke seluruh dunia.
"Tidak, saya tidak perlu Bibi untuk memberi tahu hal itu. Bibi memberi tahu saya hal itu karena dia ingin saya tetap terlibat (perang)," kata Trump dalam wawancara tersebut, merujuk pada panggilan akrab Netanyahu.
Trump menegaskan bahwa dirinya sudah mengetahui keberadaan fasilitas bawah tanah Iran di Gunung Pickaxe. Ia menilai pengumuman Netanyahu ke publik justru merupakan strategi untuk menjaga tekanan militer AS terhadap Teheran tetap berlangsung.
"Saya mendengar Bibi mengumumkannya. Saya sampaikan, 'Mengapa Anda tidak memberitahu kepada saya saja? Mengapa Anda harus mengumumkannya kepada dunia?'" kata Trump, menunjukkan kekesalannya.
Pernyataan blak-blakan ini menjadi kritik paling keras yang dilontarkan Trump terhadap Netanyahu dalam beberapa bulan terakhir. Keduanya dikenal memiliki hubungan dekat selama masa kepemimpinan Trump sebelumnya, namun dinamika itu tampak mulai berubah.
Pertemuan Trump dan Netanyahu di Gedung Putih berlangsung hanya beberapa jam setelah pernyataan kontroversial itu. Belum ada pernyataan resmi dari pihak Israel menanggapi tuduhan Trump, namun sumber di lingkaran Netanyahu menyebutkan bahwa perdana menteri Israel tetap pada pendiriannya bahwa ancaman nuklir Iran harus dihadapi dengan serius.
Trump sebelumnya telah berulang kali menyatakan keinginannya untuk mengurangi keterlibatan militer AS di Timur Tengah. Sikap itu kerap berbenturan dengan kepentingan Israel yang menginginkan tekanan maksimal terhadap program nuklir Iran.
Fasilitas nuklir bawah tanah di Gunung Pickaxe telah lama menjadi perhatian badan intelijen Barat. Israel menganggapnya sebagai ancaman eksistensial karena lokasinya yang berada jauh di dalam pegunungan, membuatnya sulit dihancurkan dengan serangan konvensional.
Netanyahu beberapa pekan terakhir gencar mendorong AS untuk tidak menghentikan operasi militer di kawasan tersebut. Namun, pernyataan Trump justru mengindikasikan bahwa Washington mulai mencurigai motif di balik desakan Tel Aviv itu.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari Pemerintah Iran mengenai tuduhan pengembangan fasilitas nuklir bawah tanah di Gunung Pickaxe. Iran selama ini membantah tengah mengembangkan senjata nuklir dan menyatakan program nuklirnya semata-mata untuk tujuan damai.