BANDA ACEH — Dua anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Nasional asal Aceh, Hibban Annafis dan Zilqueenda Abintary Laudicia Simatupang, meninggalkan Banda Aceh menuju Jakarta untuk bertugas pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Negara, 17 Agustus 2026. Keberangkatan mereka diwarnai haru dan tangis bahagia dari keluarga yang mengantar di Bandara SIM Blang Bintang.
Kisah Zilqueenda berbeda dari peserta lainnya. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh Tamiang, Agusliayana Devita, mengungkapkan bahwa seleksi calon Paskibraka tahun 2026 digelar pada Februari lalu, tepat ketika Aceh Tamiang masih dalam masa tanggap darurat.
“Lapangan utama saat itu masih digunakan untuk posko relawan dan pengungsi, sehingga seleksi terpaksa memanfaatkan jalan di kompleks perkantoran sebagai lokasi latihan dan tes,” jelas Agusliayana.
Fasilitas olahraga yang rusak dan akses jalan yang terbatas tak menyurutkan semangat 300 pelajar yang mendaftar. Mereka berebut 30 kursi Paskibraka tingkat kabupaten. “Banyak sekolah masih terdampak bencana. Kami bahkan tidak mewajibkan peserta mengenakan seragam sekolah lengkap karena kondisi daerah saat itu memang belum normal,” tambahnya.
Bagi keluarga Zilqueenda, pencapaian ini menjadi pelipur lara setelah bencana. Ayahnya, Erwin Simatupang, anggota TNI yang bertugas di Kodim Aceh Tamiang, tak kuasa menahan rasa syukur. “Di tengah musibah banjir yang begitu dahsyat, ternyata Allah memberikan rencana yang indah bagi keluarga kami,” ujarnya di bandara.
Zilqueenda sendiri mengaku bangga bisa mengharumkan nama Aceh. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan bangga bisa mengharumkan nama Aceh dan membanggakan kedua orang tua,” katanya singkat. Ia bercita-cita menjadi taruna Akademi Militer setelah tugasnya sebagai Paskibraka usai.
Zilqueenda Abintary Laudicia Simatupang dari Aceh Tamiang akan bertugas bersama Hibban Annafis dari Gampong Cot Iri, Kabupaten Aceh Besar. Agusliayana menegaskan bahwa keberhasilan Zilqueenda membuktikan keterbatasan bukan penghalang untuk meraih prestasi.
“Alhamdulillah, melalui perjuangan yang panjang, Zilqueenda berhasil lolos menjadi Paskibraka Nasional mewakili Aceh. Kami berharap keduanya dapat menjalankan tugas dengan baik pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara,” pungkasnya.