Anggota DPD RI Aceh Haji Uma Terima Aduan Kelangkaan BBM di Langsa dan Aceh Tamiang, Langsung Telepon Pertamina

Penulis: Fajar  •  Senin, 13 Juli 2026 | 13:35:31 WIB
Anggota DPD RI Aceh Haji Uma menerima aduan warga terkait kelangkaan BBM di Langsa dan Aceh Tamiang, kemudian langsung menghubungi Pertamina.

LANGSA — Keluhan warga soal sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU di dua wilayah Aceh itu diterima Haji Uma pada Minggu (12/7/2026). Masyarakat mengaku terpaksa membeli BBM dari pedagang eceran dengan harga lebih mahal akibat kelangkaan yang terjadi sejak tiga hari sebelumnya.

Beredar Isu Pengurangan Kuota, Pertamina Bantah

Di tengah keresahan, beredar informasi yang menyebutkan adanya pemotongan alokasi BBM bersubsidi untuk Langsa dan Aceh Tamiang. Haji Uma kemudian menghubungi Sales Area Manager Retail Aceh PT Pertamina Patra Niaga, Misbahul Bukhori, untuk menelusuri kebenaran isu tersebut.

Misbahul membantah keras adanya pengurangan kuota. Menurutnya, penyebab utama kelangkaan adalah kendala teknis pada sejumlah armada pengangkut BBM di Depot Pertamina Sumatera Utara. Secara sistem, wilayah Langsa dan Aceh Tamiang masuk dalam cakupan layanan depot tersebut, sehingga gangguan armada berdampak langsung pada keterlambatan pasokan ke SPBU.

Pasokan Dialihkan dari Depot Lhokseumawe

Sebagai langkah darurat, PT Pertamina Patra Niaga mengalihkan sementara pasokan BBM dari Depot Pertamina Lhokseumawe. Langkah ini diambil sembari menunggu perbaikan armada distribusi di Depot Pertamina Sumatera Utara selesai dilakukan.

“Insyaallah kondisi ini akan segera pulih dalam beberapa hari ke depan. Saat ini pasokan sementara dibantu dari Depot Pertamina Lhokseumawe sembari menunggu armada distribusi di Depot Pertamina Sumatera Utara selesai diperbaiki sehingga penyaluran kembali normal,” ujar Misbahul Bukhori dalam keterangannya.

Haji Uma Minta Distribusi Dipercepat

Menanggapi penjelasan tersebut, Haji Uma mendesak Pertamina untuk mempercepat proses normalisasi distribusi. Ia menegaskan bahwa BBM merupakan kebutuhan vital yang menopang mobilitas, aktivitas ekonomi, dan keberlangsungan usaha masyarakat di kedua daerah itu.

“Saya meminta Pertamina segera mempercepat distribusi agar masyarakat tidak terus mengalami kesulitan akibat kelangkaan BBM ini. BBM merupakan kebutuhan vital yang menunjang mobilitas, aktivitas ekonomi, dan keberlangsungan usaha masyarakat,” kata Haji Uma.

Ia juga meminta Depot Pertamina Sumatera Utara meningkatkan komitmen dalam menjalankan distribusi sesuai wilayah layanannya. “Saya berharap koordinasi antarunit di lingkungan Pertamina terus diperkuat agar distribusi BBM berjalan lancar. Masyarakat tidak boleh terus menanggung dampak akibat kendala teknis dalam proses distribusi. Persoalan ini harus segera diselesaikan agar kondisi kembali normal secepatnya,” tutup Haji Uma.

Reporter: Fajar
Sumber: mediasatunews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top