BANDA ACEH — Persiraja Banda Aceh memastikan 18 pemain muda berbakat asal Aceh kini tercatat dalam sistem pendataan talenta nasional milik PSSI. Proses integrasi data ini telah tuntas dilakukan sebagai bagian dari program pengembangan pemain profesional terstruktur klub berjuluk Lantak Laju itu.
"Alhamdulillah, kami telah menuntaskan seluruh proses integrasi data para pemain muda berbakat Aceh. Ini langkah awal Persiraja menciptakan pemain profesional melalui program by design," kata Manajer Persiraja Banda Aceh, Ridha Mafdhul Gidong, di Banda Aceh, Rabu.
Program ini merupakan sinergi antara PSSI Pusat dan Persiraja dalam mengidentifikasi, membina, serta mengembangkan generasi pesepakbola Indonesia sejak usia dini. Gidong menegaskan, seluruh tahapan administrasi telah rampung sehingga para pemain siap mendukung program Akademi Nasional Garuda United PSSI.
"Ini adalah kerja sama antara PSSI Pusat dan Persiraja. Kami sangat berharap suatu saat nanti kembali lahir pemain Tim Nasional Indonesia yang berasal dari Aceh," ujarnya.
Sebanyak 18 pemain yang terpilih merupakan hasil proses seleksi ketat dari berbagai sekolah sepak bola (SSB), akademi, dan PPLP Aceh. Mereka berasal dari tiga kelompok usia, yakni kelahiran 2010, 2011, dan 2012.
Berikut daftar lengkap 18 pemain muda yang masuk basis data PSSI:
Kelahiran 2010
Kelahiran 2011
Kelahiran 2012
Melalui program ini, Persiraja berharap proses pembinaan usia muda di Aceh semakin terarah. Klub bercita-cita menciptakan jalur yang jelas bagi lahirnya pemain-pemain profesional yang kelak memperkuat Persiraja, klub-klub nasional, hingga Tim Nasional Indonesia.
"Semoga kolaborasi ini menjadi fondasi pembinaan yang lebih terarah, berkelanjutan, dan mampu melahirkan pemain berkualitas untuk masa depan sepak bola nasional," demikian Ridha Mafdhul Gidong.