BENER MERIAH — Guncangan gempa bumi terjadi di wilayah Kabupaten Bener Meriah pada Selasa malam, 7 Juli 2026, pukul 23.57 WIB. Berdasarkan analisis BMKG, pusat gempa berada di darat, sekitar 9 kilometer di barat Kabupaten Bener Meriah, dengan kedalaman hanya 6 kilometer.
Kepala Stasiun Geofisika Aceh Besar, Andi Azhar Rusdin, menjelaskan gempa ini tergolong dangkal akibat pergerakan Sesar Besar Sumatra pada segmen Lot Tawar. "Gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Besar Sumatra pada segmen Lot Tawar," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa malam.
Episenter gempa terletak pada koordinat 4,73 derajat Lintang Utara dan 96,78 derajat Bujur Timur. Kedalaman yang relatif dangkal membuat getaran terasa meskipun magnitudonya kecil.
BMKG melaporkan guncangan dirasakan di wilayah Bener Meriah dengan intensitas II MMI. Pada skala ini, getaran dirasakan oleh sebagian orang dan menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Hingga pukul 00.20 WIB, BMKG belum mencatat adanya gempa susulan. Selain itu, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut.
Menanggapi kejadian ini, BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Warga diminta mengikuti informasi resmi yang disampaikan melalui kanal komunikasi BMKG yang telah terverifikasi.
BMKG juga mengingatkan warga untuk tetap meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi gempa bumi. Meski gempa kali ini tidak menimbulkan kerusakan, kewaspadaan tetap diperlukan mengingat posisi Aceh yang berada di jalur sesar aktif.