Tgk. Sofyan, M.Pd Pimpin PC Pergunu Pidie 2026-2030, Dua Kandidat Mundur Demi Aklamasi

Penulis: Fajar  •  Selasa, 07 Juli 2026 | 17:01:38 WIB
Tgk. Sofyan resmi memimpin PC Pergunu Pidie periode 2026-2030 secara aklamasi.

PIDIE — Konfercab II Pergunu Pidie yang berlangsung di aula kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pidie berakhir tanpa pemungutan suara. Seluruh peserta konferensi sepakat menunjuk mantan Sekretaris PC Pergunu Pidie itu sebagai nakhoda organisasi profesi guru Nahdliyin di Pidie.

Ketua panitia pelaksana, Tgk. Helmiadi Tangse, S.H.I., mengonfirmasi bahwa langkah mundurnya dua kandidat merupakan bentuk kedewasaan berorganisasi demi menghindari perpecahan internal.

“Terpilihnya sosok mantan Sekretaris PC Pergunu Pidie setelah dua kandidat lainnya, Tgk. Syarifuddin M.Pd dan Tgk. Suryadi, MH mengundurkan sehingga secara aklamasi seluruh peserta Konfercab menunjuk Tgk. Sofyan, MPd untuk menjadi ketua terplih PC Pergunu Pidie,” ujarnya kepada Portalnusa.com, Selasa (7/7/2026).

Latar Belakang dan Rekam Jejak Ketua Baru

Tgk. Sofyan bukan sosok baru di lingkungan Pergunu. Pria kelahiran Geulumpang Tiga, Pidie, 3 Februari 1986 itu telah malang melintang di dunia pendidikan dan pemerintahan desa. Ia menempuh pendidikan formal hingga jenjang magister di Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh.

Di luar pendidikan formal, ia memperkuat dasar keilmuan Islam melalui nyantri di Dayah Tgk. Chiek di Reung Reung, Kecamatan Kembang Tanjong, selama lebih dari satu dekade. Kombinasi pendidikan modern dan pesantren inilah yang membentuk pola kepemimpinannya.

Sebelum memimpin PC Pergunu, Tgk. Sofyan pernah menjabat sebagai Sekretaris Umum Pergunu Kabupaten Pidie periode 2020–2025. Ia juga aktif sebagai Sekretaris Umum PBFI Kabupaten Pidie (2021–2026) dan pengurus Persaudaraan Santri (PESAN) sejak 2009.

Di ranah birokrasi dan kemasyarakatan, ia pernah mengemban amanah sebagai kepala sekolah, sekretaris desa, hingga keuchik (kepala desa). Pengalaman itu disebut peserta konferensi menjadi modal utama menjalankan organisasi secara profesional dan kolaboratif.

Apa Target Kepengurusan Baru?

Konfercab II menitipkan harapan besar agar kepengurusan masa khidmad 2026–2030 mampu memperkuat nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah di lingkungan pendidikan. Selain itu, Pergunu Pidie didorong menjadi organisasi yang berkontribusi nyata bagi kemaslahatan umat, bukan sekadar forum seremonial.

“Dengan segudang bekal ilmu serta jam terbang dalam pengalaman itu, seluruh peserta Konfercab ke II PC menyakini amanah kepengurusan PC Pergunu Pidie masa khidmad 2026-2030 kedepan lebih maju berkontribusi terhadap umat,” ungkap Tgk. Helmiadi.

Tidak ada perubahan besar dalam struktur kepengurusan yang diumumkan saat konferensi. Susunan pengurus lengkap direncanakan rampung dalam waktu dekat setelah konsolidasi internal antar pengurus cabang.

Reporter: Fajar
Sumber: portalnusa.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top