ACEH — Dalam episode minggu ini, host Electrek Podcast mengupas sejumlah berita besar dari industri kendaraan listrik: peluncuran produk baru hingga hasil penjualan kuartal II 2026. Acara yang tayang langsung setiap Jumat pukul 16.00 ET di kanal YouTube Electrek ini juga menyoroti pengiriman Tesla yang melonjak 25 persen menjadi 480.126 unit, melampaui ekspektasi analis.
Tesla memperkenalkan Model YL untuk pasar Amerika Serikat. Varian ini mengusung konfigurasi tempat duduk tiga baris untuk enam penumpang, menjawab kebutuhan keluarga yang menginginkan SUV listrik berkapasitas lebih besar. Jarak tempuh diklaim mencapai 325 mil (sekitar 523 km) dalam sekali pengisian daya.
Harga dasar dibanderol 61.990 dolar AS, setara sekitar Rp 991 juta (kurs Rp 16.000 per dolar AS). Model YL menjadi pilihan tengah antara Model Y reguler dan Model X yang lebih mahal. Sayangnya, belum ada indikasi kapan varian ini akan masuk ke pasar Asia, termasuk Indonesia.
BMW iX5 mencuri perhatian dengan klaim jarak tempuh 525 mil (845 km) dalam sekali pengisian daya. Angka ini menjadikannya salah satu SUV listrik dengan jangkauan terjauh di pasaran saat ini. BMW juga memamerkan gambar resmi yang menunjukkan desain eksterior dan interior iX5 yang futuristik.
Teknologi pengisian cepat menjadi andalan utama. iX5 dikabarkan mampu mengisi daya dari 10 persen ke 80 persen dalam waktu kurang dari 30 menit pada stasiun pengisian berdaya tinggi. Belum ada konfirmasi harga atau jadwal peluncuran global dari pabrikan asal Jerman ini.
Tesla melaporkan pengiriman kuartal II 2026 sebanyak 480.126 unit, naik 25 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka ini melampaui estimasi analis yang sebelumnya memperkirakan 465.000 unit. Kenaikan ini didorong oleh permintaan kuat terhadap Model 3 dan Model Y di pasar Amerika Utara dan Eropa.
Rivian juga mencatatkan hasil positif. Perusahaan SUV listrik asal AS itu mengumumkan pengiriman kuartal II melampaui target dan meningkatkan proyeksi penuh tahun 2026.