ACEH BESAR — Koordinator Tim Teknik PDAM Tirta Mountala, Kiki Soerya Darma, langsung memimpin personel ke lapangan begitu menerima laporan gangguan aliran air dari pelanggan di Gampong Lamgeueu. Mereka melakukan pemeriksaan instalasi dan mengidentifikasi penyebab masalah agar distribusi bisa kembali normal.
Salah seorang pelanggan, Mi (37), warga Peukan Bada, mengaku puas dengan respons tim. Menurutnya, petugas langsung datang ke rumah untuk mengecek sumber gangguan tanpa diminta imbalan.
“Begitu saya menyampaikan keluhan, tim langsung datang ke rumah untuk melakukan pengecekan. Mereka mencari penyebab gangguan agar saat distribusi air kembali lancar, aliran ke rumah saya tidak lagi bermasalah,” ujarnya.
Mi menilai petugas bekerja secara profesional selama proses penanganan. Ia menegaskan tim tidak meminta maupun menerima imbalan dalam bentuk apa pun.
Menurutnya, kualitas pelayanan publik tidak hanya diukur dari kelancaran distribusi air, tetapi juga dari kecepatan dan keseriusan petugas dalam menangani keluhan. Ia berharap semangat pelayanan ini terus dipertahankan.
Meski respons tim cepat, distribusi air di wilayah Peukan Bada belum sepenuhnya normal. Umumnya, air baru mengalir pada malam hingga dini hari.
Mi tetap mengapresiasi kesigapan petugas dalam merespons setiap laporan masyarakat. Ia berharap peningkatan kualitas distribusi air terus dilakukan agar kebutuhan warga terpenuhi lebih baik.