MEULABOH — Perum Bulog Cabang Meulaboh menyatakan optimistis dapat merampungkan target penyaluran beras SPHP sebesar 3,6 ribu ton hingga akhir tahun 2026. Hingga 25 Juni 2026, realisasi penyaluran sudah mencapai 1.676.385 kilogram atau sekitar 46 persen dari target total.
Kepala Perum Bulog Cabang Meulaboh, M Hafizuddin, mengatakan tren pasar menunjukkan pergerakan yang positif dan sesuai dengan rencana. “Sejak Januari hingga 25 Juni 2026 lalu, Perum BULOG Kantor Cabang Meulaboh tercatat sudah berhasil memasarkan Beras SPHP sebanyak 1.676.385 kilogram ke masyarakat,” ujarnya di Aceh Barat, Senin.
Untuk menjaga keterjangkauan di tingkat konsumen, Bulog Meulaboh menetapkan dua skema harga. Penebusan langsung di gudang Bulog dibanderol Rp 11.300 per kilogram atau Rp 56.500 per sak ukuran lima kilogram.
Sementara itu, harga tertinggi yang dijual oleh mitra agen pengecer Bulog sebesar Rp 65.000 per sak isi lima kilogram, setara dengan Rp 13.000 per kilogram. “Hal ini sudah berjalan sesuai dengan ketentuan HET yang berlaku di wilayah kita,” tegas Hafizuddin.
Penyaluran beras SPHP ini menyasar empat kabupaten di wilayah kerja Bulog Cabang Meulaboh. Wilayah tersebut meliputi Kabupaten Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, dan Kabupaten Simeulue yang berada di pulau terluar Provinsi Aceh.
Hafizuddin menegaskan bahwa penyaluran beras SPHP sangat vital dalam menjaga daya beli masyarakat dan menekan laju inflasi daerah. Pihaknya berkomitmen penuh menjaga ketahanan pangan dan kelancaran distribusi secara berkelanjutan.
“Kami akan tetap konsisten untuk menjaga stok di pasaran agar harga dan distribusi beras tetap stabil,” ujarnya.
Perum Bulog Cabang Meulaboh juga memastikan kualitas beras yang disalurkan kepada masyarakat. Hafizuddin menyebut bahwa beras SPHP yang didistribusikan memiliki kualitas terbaik, sangat layak, dan aman untuk dikonsumsi oleh seluruh lapisan masyarakat.
Pernyataan ini disampaikan untuk menjawab kekhawatiran publik terhadap kualitas beras bantuan pemerintah. Bulog berjanji akan terus mengawal mutu beras SPHP di setiap tahap distribusi hingga ke tangan konsumen.