KUTACANE — Sebanyak 100 orang lanjut usia menerima bantuan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara dalam rangkaian peringatan hari jadi ke-52. Tak hanya itu, alat bantu bagi penyandang disabilitas juga diserahkan langsung dalam momen yang sama. Kebijakan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian daerah terhadap warganya yang paling membutuhkan.
Bupati Salim Fakhry dalam sambutannya menegaskan bahwa capaian pembangunan yang dirasakan saat ini adalah hasil kerja panjang para pendahulu. "Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara beserta seluruh jajaran, saya mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-52 Kabupaten Aceh Tenggara. Semoga Aceh Tenggara semakin maju, semakin kokoh dalam pembangunan, serta mampu mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat," ujarnya.
Sebelum upacara dimulai, jajaran pemda menggelar ziarah ke makam para tokoh dan pejuang pendiri kabupaten. Rangkaian itu menjadi simbol penghormatan atas jasa mereka dalam meletakkan fondasi pembangunan Aceh Tenggara sejak berdiri pada 1974.
Pemerintah daerah juga memberikan bingkisan khusus kepada para tokoh pendiri yang masih hidup. Bupati menyebut, kerja keras dan pengabdian mereka harus terus diwariskan sebagai motivasi bagi generasi muda. "Masyarakat tidak boleh melupakan perjuangan panjang para pendiri daerah yang telah mengorbankan tenaga, pikiran, dan pengabdian demi terwujudnya Kabupaten Aceh Tenggara," kata Salim Fakhry.
Dalam pidatonya, Bupati Salim Fakhry mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat persatuan dan semangat gotong royong. Ia menilai, tantangan pembangunan ke depan membutuhkan kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan warga.
Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan yang dirasakan saat ini merupakan hasil kerja sama antara pemerintah, para tokoh, dan seluruh lapisan masyarakat yang terus bersinergi. Peringatan Hari Jadi ke-52 ini diharapkan menjadi momentum untuk mendorong percepatan pembangunan menuju Aceh Tenggara yang lebih maju, mandiri, berdaya saing, dan sejahtera.
Upacara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Aceh Tenggara, Wakil Ketua II DPR Aceh, Kepala Dinas Sosial Aceh, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Tak ketinggalan, para mantan bupati dan wakil bupati, pendiri kabupaten, camat, kepala puskesmas, hingga perwakilan mahasiswa dan pelajar turut memeriahkan acara.
Setelah upacara, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Sidang Paripurna DPRK Aceh Tenggara. Sidang tersebut menjadi forum untuk membahas lebih lanjut arah pembangunan daerah ke depan, sejalan dengan semangat hari jadi yang ke-52.