SABANG — Dua kapal ferry, KMP BRR dan KMP Aceh Hebat 2, kembali dioperasikan untuk melayani penyeberangan dari Pelabuhan Balohan, Sabang ke Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh dan sebaliknya. General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Banda Aceh, Andre Setiawan, menyampaikan jadwal keberangkatan untuk Rabu, 24 Juni 2026 sudah ditetapkan.
Dari Pelabuhan Balohan Sabang menuju Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh, KMP BRR dijadwalkan berangkat dua kali, yakni pukul 11.00 WIB dan pukul 17.00 WIB. Kapal ini menjadi pilihan utama bagi penumpang yang hendak menyeberang dari Pulau Weh ke daratan Aceh pada hari tersebut.
Sementara itu, dari Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh menuju Pelabuhan Balohan Sabang, KMP BRR melayani tiga kali keberangkatan. Jadwalnya mulai pukul 08.00 WIB, pukul 14.00 WIB, dan pukul 20.00 WIB. Jadwal ini bisa berubah sewaktu-waktu jika kondisi cuaca di perairan Sabang-Banda Aceh memburuk.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, KMP Papuyu disiapkan sebagai kapal bantuan. Kapal ini akan dioperasikan jika volume penumpang atau kendaraan melebihi kapasitas normal dua kapal utama.
Tarif penyeberangan untuk kelas ekonomi dewasa dibanderol Rp35 ribu per orang, sementara untuk bayi Rp4.200 per orang. Bagi penumpang yang menginginkan kenyamanan lebih, tiket VIP anak Rp46 ribu dan VIP dewasa Rp58 ribu.
Untuk kendaraan, tarif roda dua sebesar Rp68 ribu per unit, harga tersebut sudah termasuk tiket untuk pengendara. Sementara untuk mobil, tarifnya Rp457 ribu per unit dan sudah mencakup lima orang penumpang di dalamnya. Bus dikenakan tarif Rp985 ribu per unit, termasuk 16 penumpang.
Selain kapal ferry atau RoRo, penyeberangan rute Banda Aceh-Sabang juga dilayani kapal cepat. Bedanya, kapal cepat hanya bisa mengangkut penumpang tanpa kendaraan. Kapal ferry menjadi solusi bagi warga yang hendak membawa motor, mobil, atau barang dalam jumlah besar. Waktu tempuh kapal RoRo sekitar dua jam, lebih lama dibanding kapal cepat, namun kapasitas angkutnya jauh lebih besar.