BANDA ACEH — Dewan Pimpinan Pusat Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (DPP AMPI) meminta seluruh kader di Aceh untuk lebih aktif turun ke lapangan. Instruksi itu disampaikan langsung oleh Ketua DPP AMPI, Jerry Sambuaga, saat melantik pengurus daerah setempat di Hotel Diana, Banda Aceh, Sabtu (23/5/2026).
Dalam sambutannya, Jerry Sambuaga menekankan pentingnya soliditas organisasi dan kerja-kerja konsolidasi yang menjangkau hingga tingkat kabupaten dan kota. Ia menegaskan AMPI harus menjadi organisasi kepemudaan yang responsif terhadap persoalan yang ada di masyarakat.
“AMPI harus menjadi organisasi kepemudaan yang aktif, responsif, dan mampu membangun konsolidasi hingga ke daerah-daerah. Seluruh kader harus giat turun ke lapangan dan memperkuat jaringan organisasi di setiap kabupaten/kota di Aceh,” kata Jerry.
Khalid kembali dipercaya memimpin DPD AMPI Aceh setelah terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar sehari sebelumnya, pada 22 Mei 2026. Ia juga mendapatkan diskresi langsung dari Ketua DPP AMPI untuk kembali menjabat sebagai ketua.
Pelantikan yang digelar di Hotel Diana, Banda Aceh, itu turut dihadiri oleh kader AMPI, tokoh pemuda, pengurus Partai Golkar, serta tamu undangan dari berbagai kabupaten dan kota di Aceh.
Khalid yang juga merupakan anggota DPRA dari Fraksi Partai Golkar menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran organisasi. Menurutnya, AMPI Aceh akan terus membangun kerja organisasi yang solid, progresif, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“AMPI akan terus melakukan kerja-kerja yang solid serta hadir untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat Aceh. Kami ingin kader AMPI menjadi motor penggerak kepemudaan dan pembangunan di daerah,” ujarnya.
Jerry Sambuaga menekankan bahwa agenda konsolidasi internal menjadi prioritas yang harus segera dijalankan. Ia meminta jajaran pengurus baru untuk tidak hanya sibuk dengan kegiatan seremonial, tetapi benar-benar hadir dan mendengarkan aspirasi pemuda di tingkat akar rumput.
“Seluruh kader harus giat turun ke lapangan dan memperkuat jaringan organisasi di setiap kabupaten/kota,” tegasnya.