Pra PORA Pencak Silat Wilayah III di Langsa Digelar, Target Kebangkitan Prestasi Aceh di PON 2028

Penulis: Fajar  •  Minggu, 24 Mei 2026 | 12:51:01 WIB
Wakil Wali Kota Langsa membuka secara resmi Pra PORA Pencak Silat Wilayah III di Kota Langsa, Sabtu (23/5/2026).

LANGSA — Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Aceh menargetkan regenerasi atlet yang berkelanjutan untuk mengembalikan kejayaan silat Aceh di level nasional. Target paling ambisius adalah merebut kembali medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Sekretaris Umum Pengprov IPSI Aceh, Maszuwar Z.M, mengatakan Aceh pernah menjadi kekuatan utama pencak silat nasional. "Pada PON tahun 2000 Aceh meraih medali emas, begitu juga pada PON 2004. Saat itu Aceh sejajar dengan daerah-daerah kuat di Pulau Jawa," katanya saat membuka Pra PORA Pencak Silat Wilayah III di Kota Langsa, Sabtu (23/5/2026).

Tradisi Emas yang Sempat Meredup

Setelah era keemasan itu, prestasi pencak silat Aceh sempat menurun. Pada PON Papua, kontingen Aceh hanya mampu meraih satu medali perak. Sementara di PON Aceh-Sumut, raihan medali bertambah tipis: satu perak dan lima perunggu.

Meski demikian, Maszuwar menilai perkembangan positif mulai terlihat. Regenerasi atlet dinilai mulai berjalan, meski belum maksimal. "Target kita bukan hanya ikut bertanding, tetapi mengembalikan tradisi emas pencak silat Aceh di PON 2028," tegasnya.

115 Atlet Bertarung di Langsa

Pra PORA Wilayah III ini diikuti tujuh kabupaten/kota: Aceh Timur, Aceh Utara, Aceh Tamiang, Kota Langsa, Lhokseumawe, Aceh Tenggara, dan Gayo Lues. Total 115 atlet dan 31 ofisial ambil bagian dalam kompetisi yang berlangsung hingga 25 Mei 2026.

Ketua panitia, Mayor (Purn) Erman, menyatakan ajang ini menjadi seleksi atlet terbaik menuju PORA 2027 di Aceh Jaya. "Kompetisi ini diharapkan melahirkan atlet potensial yang bisa mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional," ujarnya.

Pembukaan Resmi oleh Wakil Wali Kota

Wakil Wali Kota Langsa, Muhammad Haikal Alfisyahrin, membuka secara resmi pertandingan dengan pemukulan gong. Acara tersebut turut disaksikan Ketua IPSI Langsa Ilham Pangestu, unsur Forkopimda, KONI, serta para atlet dan ofisial.

Pra PORA ini menjadi tahap awal persiapan panjang menuju PON 2028. IPSI Aceh berharap ajang ini mampu mengembalikan nama Aceh sebagai salah satu kekuatan pencak silat nasional, seperti dua dekade silam.

Reporter: Fajar
Sumber: dialeksis.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top