Pemkot Banda Aceh Subsidi Rp99 Ribu per Paket Sembako di Tiga Lokasi Jelang Idul Adha, Warga: Sangat Terbantu

Penulis: Ragil  •  Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:25:05 WIB
Pemkot Banda Aceh menggelar pasar murah subsidi Rp99 ribu per paket sembako jelang Idul Adha 2026.

BANDA ACEH — Pemerintah Kota Banda Aceh menggelar pasar murah bersubsidi di tiga lokasi berbeda selama tiga hari berturut-turut menjelang Idul Adha 2026. Di setiap titik, sebanyak 500 paket sembako disiapkan agar distribusi bantuan bisa menjangkau lebih banyak warga.

Hari pertama berlangsung di Lueng Bata, hari kedua di Pango Deah, dan hari ketiga atau terakhir digelar di Halaman Masjid Bani Salim, Gampong Lampaseh Kota, Kecamatan Kuta Raja, Sabtu (23/5/2026).

Isi Paket Sembako dan Besaran Subsidi

Dalam satu paket, warga mendapatkan 10 kilogram beras, satu papan telur, dua liter minyak goreng, dan dua kilogram gula pasir. Harga normal di pasaran mencapai lebih dari Rp300 ribu, namun Pemkot menjualnya seharga Rp203 ribu setelah mendapat subsidi Rp99 ribu per paket.

Kabag Administrasi Perekonomian dan SDA Sekretariat Daerah Kota Banda Aceh, Harisman, menjelaskan program ini merupakan kerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh.

“Ini pasar murah dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh yang lokusnya di Banda Aceh. Per lokasi ada 500 paket. Harapannya, menjelang Idul Adha dengan adanya pasar murah bisa membantu masyarakat untuk menekan gejolak harga di pasar dan membantu masyarakat menghadapi Hari Raya Idul Adha,” ujarnya.

Alasan Pemkot Rutin Gelar Pasar Murah

Harisman mengatakan, Pemko Banda Aceh akan terus mendorong pasar murah menjadi program rutin dengan intensitas lebih sering dan cakupan lebih luas. Langkah ini dinilai penting karena Banda Aceh berstatus sebagai kota Indeks Harga Konsumen (IHK), yang artinya pergerakan harga di kota ini menjadi salah satu acuan inflasi daerah.

Dengan status tersebut, gejolak harga kebutuhan pokok di Banda Aceh bisa berdampak langsung pada data inflasi Aceh secara keseluruhan. Pasar murah menjadi salah satu instrumen intervensi harga yang paling cepat dilakukan pemerintah daerah.

Warga: Harga Sembako di Pasaran Masih Tinggi

Salah satu pembeli, Sarifah Harahap dari Gampong Lamteumen, mengaku sangat terbantu. Suaminya bekerja sebagai penjual roti, dan penghasilan keluarga tidak menentu setiap hari.

“Sangat terbantu sekali dan senang dengan adanya pasar murah ini,” kata Sarifah.

Ia berharap kegiatan serupa bisa terus dilakukan secara rutin agar masyarakat kecil bisa lebih mudah mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Selisih harga yang mencapai hampir Rp100 ribu per paket, menurutnya, sangat berarti bagi keluarga dengan pendapatan harian.

Pasar murah ini menjadi salah satu upaya Pemkot Banda Aceh menjaga daya beli masyarakat di tengah tren kenaikan harga bahan pokok yang biasanya terjadi setiap menjelang hari raya besar.

Reporter: Ragil
Sumber: diskominfo.bandaacehkota.go.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top