668 CPNS Kemenag Aceh Resmi Dilantik Jadi PNS, Nasaruddin Umar Pimpin Sumpah dari Jakarta

Penulis: Fajar  •  Kamis, 21 Mei 2026 | 15:41:01 WIB
CPNS Kemenag Aceh resmi dilantik menjadi PNS secara virtual dari Jakarta.

BANDA ACEH — Ribuan calon aparatur sipil negara di lingkungan Kementerian Agama Aceh kini resmi berstatus PNS. Prosesi pelantikan terhadap 668 CPNS tersebut berlangsung pada Kamis (21/5/2026) dan dipimpin langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar dari Gedung H.M. Rasjidi Kementerian Agama RI di Jakarta.

Mengapa Pelantikan Digelar Serentak Secara Daring?

Keputusan menggunakan sistem virtual diambil untuk menjangkau seluruh peserta yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Aceh. Masing-masing CPNS mengikuti prosesi dari kantor Kemenag setempat tanpa harus datang ke kantor pusat wilayah.

Langkah ini memangkas biaya transportasi dan waktu bagi peserta yang berasal dari daerah terpencil. Pelantikan serentak juga memastikan tidak ada perbedaan prosedur antar wilayah.

Masa Pengabdian Baru Dimulai

Dengan dilantiknya 668 PNS baru ini, Kanwil Kemenag Aceh menambah jumlah tenaga administrasi dan teknis di berbagai satuan kerja. Mereka akan ditempatkan sesuai formasi awal yang telah ditentukan saat pendaftaran CPNS.

Prosesi pengambilan sumpah menjadi momen krusial karena menandai dimulainya tanggung jawab sebagai abdi negara. Para PNS baru ini diharapkan segera beradaptasi dengan tugas pokok di bidang pelayanan keagamaan masyarakat Aceh.

Bagaimana Proses Seleksi CPNS Kemenag Aceh?

Ribuan pelamar sebelumnya telah melewati tahapan seleksi administrasi, tes kompetensi dasar (SKD), dan tes kompetensi bidang (SKB). Dari proses ketat itu, 668 orang dinyatakan lolos dan berhak mengikuti pelantikan.

Mereka berasal dari beragam latar belakang pendidikan, mulai dari tenaga teknis penyuluh agama, analis kebijakan, hingga pengelola sistem informasi. Formasi ini disesuaikan dengan kebutuhan pelayanan publik di bidang keagamaan yang terus meningkat.

Reporter: Fajar
Sumber: aceh.kemenag.go.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top