Butuh 10.000 Huntap untuk Penyintas Banjir Aceh Tamiang, Baru 750 Hunian yang Dibangun

Penulis: Yasir  •  Kamis, 21 Mei 2026 | 13:28:35 WIB
Pembangunan 750 huntap untuk korban banjir Aceh Tamiang baru mencapai 7,5 persen dari kebutuhan 10.000 unit.

KUALA SIMPANG — Kebutuhan hunian tetap bagi korban banjir di Aceh Tamiang mencapai 10.000 unit, namun realisasinya baru 7,5 persen. Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi menyebutkan, dari 750 huntap yang sudah terbangun, sebanyak 500 unit dibiayai Yayasan Buddha Tzuchi dan 250 unit lainnya dibangun oleh Mabes Polri.

"Sisanya masih terus diusahakan baik dari kementerian, perusahaan atau pun lembaga lainnya. Dalam kondisi kesusahan saat ini, kita terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan ketersedian rumah hunian penyintas banjir," kata Armia, Rabu (20/5/2026).

Lahan 28 Hektare dari Perusahaan Swasta untuk Huntap

Armia mengungkapkan, PT Minamas Group, perusahaan swasta pemegang Hak Guna Usaha (HGU), telah bersedia melepaskan 28 hektare lahannya. Lahan tersebut akan digunakan sebagai lokasi pembangunan hunian tetap bagi para penyintas.

Selain soal huntap, pemkab juga mengusulkan bantuan jaminan hidup bagi puluhan ribu kepala keluarga yang terdampak banjir besar pada 26 November 2025 lalu. Usulan itu diajukan melalui Surat Keputusan (SK) By Name By Address (BNBA) Tahap III dan Tahap IV Tahun 2026.

Ratusan Ribu Jiwa Diusulkan Terima Bantuan Jaminan Hidup

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang telah mengusulkan sebanyak 40.515 Kepala Keluarga (KK) atau 143.711 jiwa sebagai penerima Bantuan Jaminan Hidup (Jadup). Rinciannya, pada BNBA Tahap III, pemkab menetapkan 20.863 KK atau 74.405 jiwa sebagai penerima bantuan yang meliputi Jadup, bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP), dan bantuan isi perabotan rumah tangga.

Sedangkan pada BNBA Tahap IV, jumlah penerima bantuan tercatat sebanyak 19.652 KK dengan total penerima mencapai 69.306 jiwa. "Bantuannya telah diusulkan ke Kementerian Sosial RI, semoga bisa segera dicairkan sebelum Idul Adha," kata Armia.

Fakta Singkat Banjir Aceh Tamiang

  • Banjir besar terjadi pada 26 November 2025, salah satu yang terparah di Aceh.
  • Total kebutuhan huntap: 10.000 unit, baru tersedia 750 unit.
  • Sebanyak 143.711 jiwa diusulkan sebagai penerima bantuan jaminan hidup.
  • Ratusan warga masih menempati hunian sementara hingga kini.
Reporter: Yasir
Sumber: regional.kompas.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top