BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat dan Angin Kencang di 10 Kabupaten/Kota Aceh hingga 19 Mei

Penulis: Fajar  •  Senin, 18 Mei 2026 | 13:05:53 WIB
BMKG mengeluarkan peringatan dini hujan lebat dan angin kencang di 10 kabupaten/kota Aceh hingga 19 Mei 2026.

BANDA ACEH — Masyarakat di sejumlah kabupaten dan kota di Aceh diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat dan angin kencang yang diprakirakan berlangsung hingga Selasa (19/5/2026). Peringatan ini dikeluarkan oleh BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh menyusul terdeteksinya dinamika atmosfer yang signifikan di wilayah tersebut.

Wilayah Mana Saja yang Berpotensi Terdampak?

Prakirawan BMKG Aceh, Muhammad Niza Andria, merinci potensi cuaca ekstrem ini akan terjadi secara bergilir di berbagai daerah. Pada Minggu (17/5), hujan lebat disertai angin kencang diprakirakan melanda Kabupaten Aceh Tengah dan Aceh Tenggara.

Memasuki Senin (18/5), wilayah yang perlu waspada meluas mencakup Kabupaten Aceh Barat, Aceh Selatan, Aceh Singkil, dan kembali Aceh Tenggara. Puncak potensi cuaca buruk diprakirakan terjadi pada Selasa (19/5) di Kabupaten Aceh Singkil, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Kota Langsa, Kabupaten Simeulue, dan Kota Sabang.

Penyebab Cuaca Ekstrem: Belokan Angin dan Laut Hangat

Menurut Niza, kondisi ini dipengaruhi oleh adanya belokan angin atau shearline dan konvergensi yang memicu pertumbuhan awan hujan. Faktor lainnya adalah suhu muka laut yang hangat di perairan barat dan timur Sumatera, yang meningkatkan penguapan dan pasokan massa uap air di atmosfer.

“Kondisi ini dapat berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah Aceh,” ujar Niza di Banda Aceh, Minggu (17/5/2026). Ia menambahkan, pola cuaca umumnya akan berawan pada pagi hari, namun berpotensi hujan ringan hingga sedang pada sore hingga menjelang malam di wilayah Aceh Singkil, Simeulue, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Aceh Selatan, dan Aceh Barat.

Angin Kencang Juga Mengintai Banda Aceh dan Sabang

Selain hujan lebat, BMKG juga memperingatkan potensi angin kencang yang diprakirakan terjadi pada siang hingga sore hari. Wilayah yang perlu diwaspadai meliputi Kabupaten Aceh Besar, Kota Banda Aceh, Kota Sabang, dan sekitarnya.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika berkendara dalam kondisi cuaca buruk. Kewaspadaan ekstra diperlukan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, hingga puting beliung yang mungkin menyertai fenomena cuaca ini. “Selalu berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika berkendara dalam kondisi cuaca buruk,” kata Niza menegaskan.

Reporter: Fajar
Sumber: nukilan.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top