SUKA MAKMUE — Pemerintah Kabupaten Nagan Raya melepas 170 jemaah calon haji (JCH) melalui prosesi adat peusijuk di Masjid Baitul A’la, Kompleks Perkantoran Pemkab Nagan Raya. Bupati T. R. Keumangan memberi restu sekaligus menyerahkan bantuan uang saku dan seragam kepada seluruh jemaah.
Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Nagan Raya, Zulfika, SH, merinci jemaah terbagi dalam dua kelompok terbang. Kloter 9 beranggotakan 166 orang bergerak menuju Banda Aceh pada Rabu (13/5/2026) dan terbang ke Mekkah keesokan harinya.
Kloter 14 hanya beranggotakan empat orang. Mereka berangkat ke Banda Aceh pada Senin (18/5) dan dijadwalkan terbang ke Tanah Suci melalui Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) pada Rabu (20/5/2026).
“Ibadah haji merupakan ibadah massal yang mempertemukan umat Islam dari berbagai penjuru dunia, dengan latar belakang bangsa, etnis, budaya dan bahasa yang berbeda, namun memiliki tujuan yang sama yaitu beribadah dan mengabdi kepada Allah SWT,” ujar Bupati T. R. Keumangan dalam sambutannya.
Bupati meyakini para jemaah telah siap secara ilmu dan fisik setelah mengikuti pembekalan manasik haji, mencakup teori hingga praktik langsung. Materi juga mencakup pemahaman tentang kesehatan dan kebersihan diri agar kondisi tubuh tetap prima selama di Tanah Suci.
Dari total 170 jemaah, rinciannya terdiri dari 66 orang laki-laki dan 104 orang perempuan. Data mencatat jemaah termuda adalah Rifqi Hafid (27 tahun) dan Anggi Jayana (24 tahun). Jemaah tertua adalah Abdul Hamid Nyakna dan Syarifah Nurjasmi, keduanya berusia 89 tahun.
Bupati menutup prosesi dengan doa agar seluruh jemaah senantiasa diberi kesehatan, keselamatan, serta kemudahan dalam setiap langkah ibadah, dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat walafiat serta mendapatkan haji yang mabrur. (*)