BMKG Ingatkan Warga Aceh Waspada Hujan Lebat Hingga 10 Mei

Penulis: Ragil  •  Jumat, 08 Mei 2026 | 21:10:01 WIB
BMKG mengingatkan warga Aceh untuk waspada hujan lebat dan angin kencang mulai 8 hingga 10 Mei 2026.

BANDA ACEH — Sejumlah wilayah di Provinsi Aceh diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang dalam tiga hari ke depan. Peringatan dini ini berlaku mulai 8 hingga 10 Mei 2026 menyusul adanya gangguan atmosfer yang terpantau di kawasan tersebut.

Daftar Wilayah yang Berpotensi Terdampak Cuaca Ekstrem

Pada 8 Mei 2026, hampir seluruh Aceh masuk dalam zona waspada cuaca buruk. Wilayah tersebut meliputi Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Bireuen, Gayo Lues, Langsa, Pidie, Pidie Jaya, Sabang, hingga Nagan Raya.

Memasuki 9 Mei 2026, cakupan wilayah terdampak mulai mengerucut ke sepuluh daerah. BMKG memprediksi hujan lebat masih akan mengguyur Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Bener Meriah, Bireuen, Gayo Lues, dan Subulussalam.

Sementara itu, pada 10 Mei 2026, potensi cuaca buruk diprakirakan hanya tersisa di tiga wilayah. Daerah yang tetap harus siaga adalah Aceh Tenggara, Gayo Lues, dan Subulussalam. Warga di wilayah ini diminta tetap memantau perkembangan cuaca secara berkala.

Penyebab Fenomena Gelombang Kelvin dan Madden-Julian Oscillation

Kondisi cuaca ekstrem ini dipicu oleh aktifnya Gelombang Kelvin dan Madden-Julian Oscillation (MJO) di wilayah Aceh. Faktor lain seperti suhu muka laut yang relatif hangat di perairan barat dan timur Aceh turut mempercepat proses penguapan dan pembentukan awan hujan secara masif.

“Situasi atmosfer saat ini cukup mendukung terbentuknya awan hujan di berbagai wilayah Aceh dalam beberapa hari mendatang,” jelas Forecaster on Duty (FoD) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Fitriana Nur.

Fitriana menambahkan bahwa adanya belokan angin dan konvergensi di sekitar wilayah Aceh memperkuat pertumbuhan awan hujan. Hal ini membuat potensi hujan lebat yang turun secara tiba-tiba menjadi lebih besar, terutama setelah terjadi pemanasan pada siang hari.

Imbauan BMKG Terkait Ancaman Banjir dan Tanah Longsor

Masyarakat diingatkan untuk mewaspadai perubahan cuaca mendadak yang sering terjadi pada sore hingga malam hari. Angin kencang yang menyertai hujan lebat dapat membahayakan keselamatan, terutama bagi warga yang sedang beraktivitas di luar ruangan atau di bawah pohon besar.

BMKG meminta para pengendara lebih berhati-hati saat melintasi jalur rawan. Selain jarak pandang yang terbatas saat hujan, cuaca buruk ini berisiko memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir luapan di kawasan rendah serta tanah longsor di wilayah pegunungan.

Warga yang tinggal di daerah aliran sungai dan lereng bukit diharapkan meningkatkan kesiapsiagaan. Langkah antisipasi dini diperlukan untuk meminimalkan dampak kerugian material maupun korban jiwa akibat potensi bencana alam yang dipicu cuaca ekstrem ini.

Reporter: Ragil
Sumber: masakini.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top