Hutama Karya Kebut Tol Rengat-Pekanbaru 30 Km, Progres Capai 76 Persen

Penulis: Sutomo  •  Rabu, 06 Mei 2026 | 02:04:01 WIB
Pekerja tengah mengerjakan konstruksi jalan tol Rengat-Pekanbaru yang telah mencapai progres 76,30 persen.

PT Hutama Karya (Persero) melaporkan progres konstruksi Jalan Tol Rengat-Pekanbaru sepanjang 30,57 kilometer telah menyentuh angka 76,30 persen pada April 2026. Proyek ini diproyeksikan menjadi urat nadi baru yang mengintegrasikan jaringan tol di Provinsi Riau sekaligus menekan biaya distribusi logistik di Sumatra.

Akselerasi pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) terus menunjukkan tren positif. Salah satu proyek prioritas, yakni ruas Rengat-Pekanbaru, kini memasuki fase krusial dengan pengerjaan fisik yang sudah melewati tiga perempat jalan. Selain progres konstruksi yang masif, pengadaan lahan untuk proyek ini juga telah mencapai 85,08 persen.

Integrasi Logistik dan Mobilitas di Riau

Kehadiran jalan tol ini bukan sekadar menambah panjang aspal di Sumatra, melainkan membangun konektivitas strategis yang selama ini dinanti pelaku usaha. Ruas ini dirancang untuk menyambungkan titik-titik ekonomi di Bumi Lancang Kuning agar lebih efisien dan terintegrasi dengan jaringan tol yang sudah beroperasi lebih dulu.

"Ruas ini akan menjadi simpul penting yang mengintegrasikan jaringan tol di wilayah Riau, sehingga memberikan kemudahan mobilitas bagi masyarakat sekaligus meningkatkan efisiensi distribusi logistik di Pulau Sumatra," ujar Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, dalam keterangan resminya, Rabu (6/5/2026).

Hutama Karya optimistis penyelesaian proyek ini akan mengubah peta logistik regional. Dengan terpangkasnya waktu tempuh, biaya operasional kendaraan angkutan barang dapat ditekan signifikan, yang pada akhirnya diharapkan mampu menjaga stabilitas harga pangan dan komoditas di wilayah sekitar.

Detail Pengerjaan Tiga Seksi Utama

Secara teknis, pembangunan jalan tol sepanjang 30,57 km ini dibagi ke dalam tiga seksi pengerjaan yang berjalan secara simultan. Pembagian ini dilakukan untuk memastikan manajemen proyek tetap terkontrol dan target penyelesaian dapat tercapai tepat waktu tanpa mengabaikan kualitas bangunan.

Ketiga bagian tersebut meliputi Seksi Junction Pekanbaru-Rimbo Panjang sepanjang 5,70 km, disusul Seksi Rimbo Panjang-Siak dengan bentang 11,70 km. Sementara itu, bagian terpanjang adalah Seksi Siak-Bypass Pekanbaru yang membentang sejauh 13,17 km.

Memasuki periode April 2026, intensitas pekerjaan di lapangan meningkat di berbagai titik lokasi. Tim konstruksi Hutama Karya tengah melakukan serangkaian pekerjaan struktur dan perkerasan jalan yang menjadi komponen utama ketahanan infrastruktur tol.

Fokus Mutu dan Keamanan Konstruksi

Beberapa pekerjaan utama yang tengah digarap meliputi Common Borrow Material (CBM), lapisan separator, hingga pembangunan Abutment Pile Slab. Selain itu, pemancangan Spun Pile, penghamparan Lean Concrete (LC), hingga proses Rigid Pavement atau perkerasan beton terus dilakukan secara paralel.

Meski mengejar target waktu, manajemen memastikan setiap tahapan tetap mematuhi standar keamanan dan mutu yang ketat. Aspek keselamatan kerja menjadi prioritas utama mengingat kompleksitas pekerjaan fisik yang melibatkan alat berat dan volume material yang besar di lapangan.

Penyelesaian ruas Rengat-Pekanbaru ini nantinya akan melengkapi portofolio Hutama Karya dalam memperkuat struktur JTTS. Langkah ini sejalan dengan mandat pemerintah untuk mempercepat pemerataan infrastruktur di luar Pulau Jawa guna menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Reporter: Sutomo
Sumber: idxchannel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top