Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi membuka pendaftaran calon anggota Dewan Pengawas LPP RRI periode 2026-2031. Lowongan ini terbuka bagi lulusan D4 dan S1 dengan pengalaman minimal delapan tahun di bidang penyiaran atau jurnalistik. Pelamar dapat mengirimkan berkas secara daring hingga 5 Mei 2026 mendatang.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencari talenta profesional untuk mengisi posisi strategis di Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI). Rekrutmen ini bertujuan menjaring individu berintegritas yang mampu menjaga independensi serta kualitas penyiaran nasional di tengah tantangan era digital.
Panitia seleksi menetapkan standar kompetensi yang ketat, terutama terkait rekam jejak di industri media. Berikut adalah kriteria khusus yang harus dipenuhi:
Aspek netralitas menjadi poin krusial dalam seleksi ini. Kandidat dipastikan harus bebas dari kepentingan politik praktis maupun kepemilikan media komersial lainnya.
Proses seleksi akan berlangsung secara bertahap mulai April hingga Juli 2026. Berikut adalah linimasa penting yang wajib dicatat pelamar:
Pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara daring melalui situs resmi https://seleksi.komdigi.go.id. Pastikan seluruh dokumen yang diunggah telah sesuai dengan ketentuan administrasi yang dipersyaratkan. Panitia menegaskan bahwa seluruh proses seleksi ini tidak dipungut biaya apa pun.
Segala perkembangan informasi akan disampaikan melalui laman resmi atau email yang didaftarkan. Kelalaian dalam memantau informasi terbaru sepenuhnya menjadi tanggung jawab pelamar. Selain itu, biaya pribadi seperti akomodasi dan transportasi selama proses seleksi ditanggung oleh masing-masing peserta.
Mengingat adanya tahapan penulisan makalah dan asesmen, kandidat disarankan untuk memperdalam wawasan mengenai tata kelola lembaga penyiaran publik dan regulasi media di Indonesia. Pastikan narasi dalam makalah mencerminkan visi strategis untuk memajukan LPP RRI di kancah global.
Persiapkan diri Anda untuk berkontribusi bagi kemajuan penyiaran publik Indonesia.