KDMP Aceh Barat Terhenti Total, Pekerja Kabur Sejak Februari

Penulis: Makmuriyanto  •  Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:23:51 WIB
Pembangunan KDMP di Desa Gampa, Aceh Barat, terhenti total sejak Februari 2026.

Aceh Barat — Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Gampa, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, terhenti total dan tidak menunjukkan aktivitas sejak Ramadhan atau sekitar bulan Februari lalu. Kepala Desa Zainal Abidin mengonfirmasi kejadian ini kepada media, menyatakan proyek yang diduga diawasi Babinsa tersebut kini hanya tinggal lokasi terbengkalai tanpa kelanjutan pekerjaan.

Zainal menekankan pihak desa tidak pernah diajak komunikasi mendalam oleh kontraktor. "Kami tidak ada hubungan dengan orang itu. Masyarakat pun tidak dilibatkan apa-apa mulai dari awal pembangunan," ujar Zainal Abidin, Kepala Desa Gampa.

Desa Hanya Fasilitasi Lokasi, Tanpa Transparansi Proyek

Peran desa dalam proyek tersebut terbatas pada penentuan lokasi pembangunan saja. Zainal mengakui keterlibatan desa sangat minim dan tidak ada keterlibatan substantif dalam perencanaan maupun eksekusi proyek infrastruktur desa ini.

Bahkan, pihak desa sempat mengeluarkan biaya tambahan untuk mengatasi kondisi lahan yang rendah. "Lokasinya rendah, jadi kami tambah timbunan sekitar 20 sentimeter menggunakan dana desa," jelasnya, menunjukkan inisiatif lokal untuk memperbaiki lahan meski proyek tetap mangkrak.

Alokasi Dana Desa Turun Drastis Rp500 Juta Per Tahun

Zainal juga menyoroti pengurangan signifikan dalam alokasi dana desa yang diterima Desa Gampa. Tahun sebelumnya, dana desa mencapai lebih dari Rp800 juta, namun pada tahun 2026 ini hanya Rp300 juta. Selisih sekitar Rp500 juta per tahun tersebut memicu spekulasi pembengkakan biaya proyek KDMP.

Meski Zainal tidak secara terang-terangan menyebut dana itu "dipotong" untuk KDMP, dia membenarkan adanya ketimpangan anggaran yang cukup signifikan antara tahun-tahun sebelumnya dengan 2026.

Babinsa dan Kodim Mangkir Jelaskan AlasAn Penghentian

Hingga kini, alasan pasti mengapa proyek KDMP terhenti belum terungkap. "Pihak pengawas dari Babinsa yang kami tanya belum memberikan jawaban pasti terkait terhentinya proyek ini," kata Zainal Abidin.

Upaya konfirmasi terhadap Komandan Kodim 0105 Aceh Barat, Letkol Inf Super Maljuna Kembaren, dilakukan sejak Rabu, 22 April 2026, namun belum mendapat respons hingga berita ini ditulis. Kapten Hermanto dari Pasi Intel Kodim 0105 Aceh Barat melalui Whatsapp dan pertemuan di warung kopi hanya beralasan Dandim sangat sibuk dan belum memiliki waktu untuk memberikan keterangan pers terkait mangkraknya proyek-proyek KDMP di Aceh Barat.

Harapan Proyek Dilanjutkan untuk Aset Masyarakat Desa

Zainal menekankan pentingnya kelanjutan proyek KDMP sebagai aset desa yang bermanfaat bagi masyarakat setempat. Dia berharap pemerintah dan pihak terkait segera menindaklanjuti mangkraknya proyek tersebut agar tidak menjadi bangunan skeletal yang merugikan kepercayaan publik.

Tanpa langkah nyata segera, bangunan KDMP di Desa Gampa dikhawatirkan akan terus membengkak biayanya seiring waktu, sementara manfaat yang seharusnya diterima masyarakat lokal menunda-nunda untuk direalisasikan.

Reporter: Makmuriyanto
Back to top